JAKARTA – PT Patra Drilling Contractor (PDC) menutup Tahun Buku 2025 dengan kinerja solid. Perseroan membukukan laba bersih Rp143,07 miliar, naik sekitar 11% dibanding tahun sebelumnya.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar Jumat (19/6)di Jakarta, mendorong PDC memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kinerja, serta mendorong pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan di tengah dinamika industri energi.

RUPS dipimpin oleh Komisaris Utama PDC Novy Hendri serta dihadiri Komisaris Edo Mahendra dan Indra Yurana Sugiarto, Direktur Utama PDC Hery Lesmana, Direktur Operasi & Marketing Agam Munawar, Direktur Keuangan Fitra Adriza, serta para pemegang saham Perseroan, yaitu PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) selaku pemegang saham mayoritas yang diwakili Direktur Utama Avep Disasmita, dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku pemegang saham minoritas yang diwakili Vice President Drilling & Well Intervention (DWI) Fata Yunus bersama Corporate Secretary Hermansyah Y. Nasroen.

Pemegang saham menekankan penguatan fundamental melalui percepatan transformasi bisnis, optimalisasi biaya operasional, peningkatan realisasi investasi, dan pengembangan usaha baru.

Dengan fondasi kinerja tersebut, PDC menargetkan memperkuat posisinya sebagai perusahaan jasa penunjang energi yang kompetitif dan berkelanjutan untuk industri energi nasional.

Direktur Utama PDC Hery Lesmana mengatakan kepercayaan yang diberikan pemegang saham menjadi amanah bagi Perseroan untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat daya saing perusahaan.

“Kepercayaan yang diberikan pemegang saham merupakan amanah bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan. Berbagai arahan yang diberikan akan kami tindak lanjuti melalui penguatan operasional, percepatan transformasi bisnis, peningkatan daya saing, serta pengembangan bisnis yang mampu memberikan nilai tambah secara berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Hery.

Sepanjang Tahun Buku 2025, PDC membukukan kinerja yang solid dengan capaian Key Performance Indicator (KPI) sebesar 108,66 persen. Perseroan juga mempertahankan kinerja Health, Safety, Security and Environment (HSSE) dengan pencapaian zero fatality, zero Lost Time Injury (LTI), dan zero oil spill, serta meningkatnya skor implementasi Good Corporate Governance (GCG) menjadi 84,36 persen.

Selain mengapresiasi capaian tersebut, pemegang saham juga menekankan pentingnya penguatan fundamental bisnis melalui peningkatan kinerja operasional, percepatan transformasi bisnis, peningkatan realisasi investasi, optimalisasi biaya operasional, penguatan budaya HSSE, serta pengembangan peluang usaha baru guna mendukung pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.

RUPS juga menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2025, termasuk pembagian dividen kepada pemegang saham serta pengalokasian sebagian laba sebagai laba ditahan untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis Perseroan.

Dengan fondasi kinerja yang kuat dan arah strategis yang telah ditetapkan, serta dukungan penuh dari pemegang saham, PDC optimis dapat terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan jasa penunjang energi yang kompetitif, adaptif, dan berkelanjutan dalam mendukung kebutuhan industri energi nasional.(RA)