JAKARTA – Tahun 2026 menjadi tahun pertama UniSec SPLN diperkenalkan kepada pasar Indonesia, setelah lolos uji mutu pada tahun 2025. Melalui perjanjian kesepakatan harga satuan (KHS) PHBTM dengan PT PLN (Persero), UniSec SPLN sudah siap didistribusikan untuk mendukung keandalan jaringan distribusi Listrik
PLN.
Hadirnya UniSec SPLN diklaim menjadi momentum penting ketika Indonesia terus memperkuat infrastruktur kelistrikannya untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat serta meningkatkan keandalan sistem.
UniSec SPLN yang diperkenalkan ABB Indonesia, merupakan panel hubung bagi tegangan menengah (PHBTM) berisolasi udara (AIS) sekunder pertama yang diadaptasi dari produk global ABB UniSec untuk memenuhi standar SPLN Indonesia.
“Kolaborasi dengan mitra global seperti ABB yang mampu memenuhi standar SPLN menjadi langkah penting dalam memastikan kualitas dan keandalan infrastruktur distribusi listrik nasional,” ujar Dwika
Sektiawan, Manager Sub Bidang (MSB) Distribusi, PLN UID Jakarta Raya.
Dengan masuknya UniSec SPLN ke dalam sistem pengadaan PLN, tahun ini menjadi tahap awal implementasi dan penggunaannya di Indonesia. Solusi ini diharapkan dapat memperluas penggunaan
PHBTM yang terstandarisasi di berbagai wilayah Indonesia serta mendukung peningkatan efisiensi operasional dan keandalan sistem distribusi listrik PLN.
UniSec SPLN menjadi produk switchgear global pertama yang secara khusus diadaptasi melalui proses pengujian dan penyesuaian teknis yang komprehensif agar sesuai dengan persyaratan nasional.
Produk ini juga memiliki kandungan TKDN lebih dari 25%, sebagai hasil dari proses modifikasi yang dilakukan oleh tim lokal ABB di Indonesia, menunjukkan kontribusi nyata terhadap penguatan industri dalam negeri.
Kepatuhan terhadap standar SPLN memastikan kesesuaian dengan persyaratan utilitas nasional, sementara ABB menghadirkan keahlian globalnya dalam elektrifikasi dan teknologi tegangan menengah untuk memberikan solusi yang selaras dengan kebutuhan lokal.
“UniSec SPLN mencerminkan komitmen ABB dalam mengombinasikan inovasi global dengan relevansi lokal yang kuat,” ujar Ken Yap, Electrification Commercial Business Lead, ABB Indonesia. (RA)


Komentar Terbaru