JAKARTA — PT Bakrie Power resmi ditetapkan sebagai mitra terpilih proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) milik Danantara bersama konsorsium Mentari Citra Lestari.

Induk usahanya, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), menilai bisnis Waste-to-Energy (WtE) ini sebagai jalur diversifikasi usaha yang menjanjikan dalam jangka panjang.

“Bisnis PSEL ini juga sangat terkait dengan pengalaman dan kapabilitas Bakrie Power dalam membangun pembangkit listrik untuk PLN ataupun kepentingan B2B market,” ujar Corporate Secretary BNBR Christofer Alexander Uktolseja, Senin (20/7).

Dalam konsorsium, Bakrie Power didukung PT Acritas Karya Persada dan SUS Indonesia Holding Limited.

Peran Bakrie Power meliputi pemilihan kontraktor EPC, pemenuhan komponen lokal, pemeliharaan fasilitas, pendanaan, dan koordinasi dengan stakeholder.

Tahapan selanjutnya adalah studi kelayakan dan pembentukan usaha patungan (JV) dengan pihak pilihan Danantara untuk menentukan porsi saham.

Jadwal dimulainya proyek juga baru akan ditentukan setelah Final Letter of Award terbit. Meski begitu, Bakrie Power berkomitmen mendukung target Commercial Operation Date (COD) yang direncanakan Danantara.

Selain Bakrie Power, salah satu entitas Chandra Asri Group milik Prajogo Pangestu, PT Chandra Waste Energy (CWE), juga telah ditunjuk sebagai mitra terpilih dalam seleksi mitra PSEL Danantara.(RA)