JAKARTA – Seiring bertambahnya jalan tol baru yang beroperasi dan untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol, terutama kebutuhan akan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tempat peristirahatan dan pelayanan (TI/ TIP) atau  rest area, PT Pertamina (Persero) dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan penandatanganan kerja sama penyelenggaraan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina pada Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Jasa Marga.

Penandatanganan dilakukan Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas’ud Khamid dan Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan, disaksikan oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (26/11).

Poin utama dalam kerja sama antara Pertamina dengan Jasa Marga yaitu dalam rangka penyediaan SPBU pada rest area di Jalan Tol Trans Jawa, Sumatera dan Kalimantan yang dikelola Jasa Marga dan kelompok usahanya.

Rini Soemarno, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mengatakan, konektivitas jalan tol memiliki peranan penting dalam upaya merangsang pertumbuhan ekonomi daerah dan ekonomi nasional. Untuk menunjang hal tersebut, kehadiran rest area dan SPBU termasuk jaminan pasokan, sangat penting dalam rangka melayani kebutuhan BBM pengguna jalan tol.

“Rest area yang dilengkapi dengan SPBU diharapkan bisa segera terbangun agar masyarakat bisa lebih nyaman saat melintas di jalan tol. Tentunya dengan konsep yang menarik dan nyaman. Tak lupa juga, BUMN pun perlu bersinergi dalam membina dan mengelola UMKM pada setiap rest area sehingga produknya memiliki daya saing, dan kualitas hidup masyarakat setempat pun bisa menjadi lebih baik berkat adanya jalan tol,” kata Rini disela penandatanganan kerja sama di gedung Kementerian BUMN Jakarta, Senin (26/11).

Nicke menegaskan, kerja sama Pertamina dengan Jasa Marga adalah langkah strategis yang sejalan dengan misi pemerintah untuk mempercepat konektivitas darat. Serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membeli BBM di sepanjang ruas tol yang baru berfungsi.

“Untuk memenuhi kebutuhan BBM mssyarakat, SPBU yang dimiliki anak usaha Pertamina, yaitu PT Pertamina Retail akan dibangun di seluruh Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera. SPBU tersebut akan menyediakan seluruh jenis BBM untuk transportasi darat, baik Pertamax Series, DEX series maupun Premium dan Solar,” ungkap Nicke.

Dengan adanya kerja sama tersebut, maka SPBU di rest area yang dikelola PT Jasamarga Properti (PT JMP), kelompok usaha Jasa Marga, akan terjamin pasokannya oleh PT Pertamina Retail. Jika dihitung, pada hari biasa kebutuhan rata – rata BBM di SPBU rest area tipe A mencapai 74 kiloliter. Sedangkan pada saat momentum tertentu, misal saat mudik, kebutuhan akan BBM dapat melonjak menjadi 78 kiloliter.

Pemerintah menargetkan Pertamina bisa membangun 18 SPBU tambahan di sepanjang ruas tol trans Jawa. Pertamina menargetkan pembangunan 10 SPBU di ruas jalur tol akan terlaksana pada Juli 2019.

Desi Arryani, Direktur Utama Jasa Marga, mengatakan hingga akhir 2018, Jasa Marga menargetkan 984 kilometer jalan tol beroperasi. Dalam waktu dekat, Jalan Tol Solo-Ngawi Seksi Sragen-Ngawi sepanjang 51 km pun siap dioperasikan.

Dengan penambahan jalan tol baru yang beroperasi, Jasa Marga telah menyiapkan PT JMP untuk mengelola rest area. Salah satu poin yang menjadi fokus adalah penyediaan BBM.

“Jasamarga Properti tahun ini akan membangun 25 TIP/TI di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga dan kelompok usahanya. Sebanyak 25 unit tersebut 18 unit yang dibangun merupakan rest area tipe A, dimana keberadaan SPBU menjadi salah satu indikatornya,” ujar Desi.

Hingga 2019, total rest area yang berada di ruas jalan tol Jasa Marga mencapai 57 unit, 28 unit diantaranya dikelola JMP. Adapun rest area yang dikelola JMP di Pulau Jawa sebanyak 22 unit dengan rincian 15 unit merupakan tipe A sedangkan 7 unit adalah tipe B. Untuk di luar Pulau Jawa, JMP masing-masing mengelola 2 unit TIP tipe A di Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (Sumatera Utara), Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Kalimantan Timur) dan Jalan Tol Manado-Bitung (Sulawesi Utara).(RI)