JAKARTA — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) membeberkan minyak mentah yang mengalir dari sumur masyarakat (Sumas) ternyata juga memiliki kualitas nomor wahid. Ini bisa dilihat dari minyak yang dikirim PT Keban Berkah Energi (KBE) Medco E&P Grissik Ltd. (MEPG) dengan kandungan air sangat kecil bahkan hampir 0.
Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas, menjelaskan berdasarkan laporan harian operasional, sejak perjanjian sudah dua kali pengiriman (trip) minyak mentah yang seluruhnya diterima dengan tingkat penerimaan mencapai 100%.
Total volume minyak yang diterima mencapai 175,73 barel, dengan kualitas yang sangat baik. Rata-rata kandungan air dan kotoran (BS&W) tercatat 0,00%, jauh di bawah ambang batas maksimal 0,5%.
Menurut Djoko hal ini cukup mengejutkan karena kadar air dari sumur masyarakat bahkan lebih sedikit dibandingkan dengan sumur-sumur minyak di blok Rokan yang sudah diketahui punya cadangan jumbo.
“Alhamdulilah, minyak mentah/ crude oil dari sumur masyarakat kadar airnya rata rata 0%, ( BS&W = 0%) saat ini tiap hari terus mengalir ke Fasilitas Medco di Ramba, Sumsel , sementara produksi dari sumur sumur di Rokan kebanyakan kadar airnya mayoritas diatas 90%,” kata Djoko kepada Dunia Energi, Jumat (1/5).
Kondisi ini tentu menjadi angin segar bagi pengelolaan sumur masyarakat dan diharapkan pelaku usaha tidak ragu-ragu dalam bekerja sama dengan masyarakat.
“Jangan mau kalah dengan KKKS Medco & Koperasi/UMKM/BUMD ya , semangat,” kata Djoko.
Dari sisi penyimpanan, minyak rakyat di Stasiun Rawa tercatat sebesar 374 barel atau setara 74,8% dari kapasitas total 500 barel. Angka ini menunjukkan pengelolaan storage yang optimal dalam mendukung kelancaran operasional.
Sementara itu, estimasi imbalan dari kegiatan tersebut mencapai US$14.518 dengan skema 80% Indonesian Crude Price (ICP). Adapun acuan ICP yang digunakan sebesar US$103,27 per barel (MM Ramba).
Dari aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE), kegiatan ASM juga mencatatkan kinerja positif dengan tidak adanya insiden, kejadian nyaris celaka (near miss), maupun tumpahan minyak selama periode pelaporan.
Adapun aktivitas operasional turut mencakup proses transfer minyak ASM dari Tank 10T Rawa menuju Tank B Ramba. Minyak yang diterima di Tank B tercatat berada pada level 359 barel.
Secara keseluruhan, operasional aktivitas sumur masyarakat di Stasiun Rawa terus menunjukkan performa yang stabil dan terkendali, mencerminkan sinergi yang baik antara para pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan produksi minyak masyarakat.
Kerja sama antara Medco E&P Grissik Ltd. (MEPG) dengan PT Keban Berkah Energi (KBE) mulai berlaku efektif dengan telah dilakukan pengaliran perdana minyak dari sumur masyarakat di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, oleh UMKM Keban Berkah Energi (KBE) kepada Medco E&P Grissik Ltd. (MEPG). (RI)



Komentar Terbaru