JAKARTA – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) resmi menguasai 100% saham PT Citra Palu Minerals (CPM) setelah membeli sisa kepemilikan dari induk usahanya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Berdasarkan keterbukaan informasi, BRMS membeli 24.999 lembar saham seri A dan 927.236 lembar saham seri C CPM dari BUMI senilai US$9,2 juta atau setara Rp164,39 miliar pada Kamis (25/6). Nilai tersebut mendekati valuasi wajar 3,03% saham CPM yang ditaksir penilai independen sebesar US$9,43 juta.

Sebelumnya BRMS telah menggenggam 96,97% saham CPM. Dengan akuisisi ini, seluruh saham CPM kini berada di bawah kendali BRMS.

Manajemen BRMS menyatakan, pengendalian penuh atas CPM akan memudahkan pengelolaan dan pemantauan kinerja. CPM memiliki konsesi tambang mineral seluas 85.180 hektare di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, dengan prospek utama di Blok Poboya.

Tambang Poboya diperkirakan memiliki cadangan 34,1 juta ton bijih emas dengan kadar 3,2 gram per ton. Izin produksinya berlaku hingga 2050. Saat ini CPM telah mengoperasikan dua fasilitas Carbon in Leach (CIL) bersama kontraktor Macmahon asal Australia. Kapasitas salah satu fasilitas akan ditingkatkan dari 500 ton menjadi 2.000 ton dan ditargetkan selesai pada kuartal IV-2026.

CPM juga menyiapkan proyek penambangan bawah tanah di Palu yang ditarget mulai semester II-2027 untuk meningkatkan kadar emas.

“Restrukturisasi atas kepemilikan Perseroan pada CPM diharapkan dapat memperkuat posisi Perseroan dengan lebih kompetitif pada industri pertambangan sumber daya mineral di Indonesia,” tegas manajemen BRMS.

Di sisi lain, BUMI menyebut divestasi ini sejalan dengan strategi fokus pada aset jangka dekat dengan kepentingan pengendali.

“Melalui divestasi ini, Perseroan dapat mengalokasikan kembali modalnya untuk mendukung inisiatif pertumbuhan yang terus dijalankan sejalan dengan agenda diversifikasi Perseroan,” tulis BUMI.

Meski melepas saham langsung di CPM, BUMI tetap memiliki eksposur tidak langsung sebesar 20,09% melalui kepemilikan sahamnya di BRMS.(RA)