JAKARTA – Produksi minyak dari sumur masyarakat terus menunjukkan perkembangan positif. Terbaru Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koperasi Produksi Rejeki Bersama Sejahtera (PRBS) dan PT Medco E&P untuk pengelolaan minyak dari sumur masyarakat di wilayah Sumatera Selatan juga ditandatangani.
Penandatanganan PKS dilakukan pada Senin (15/6/2026) berdasarkan surat persetujuan Menteri ESDM Nomor T-226/MG.04/MEM.M/2026 tanggal 12 Juni 2026.
“Alhamdulillah, Senin tanggal 15 Juni 2026 telah ditandatangani PKS antara Koperasi Produksi Rejeki Bersama Sejahtera (PRBS) dengan KKKS PT Medco berdasarkan surat persetujuan Menteri ESDM Nomor T-226/MG.04/MEM.M/2026 tanggal 12 Juni 2026 untuk mengelola minyak dari sumur masyarakat di wilayah Sumatera Selatan,” kata Djoko Siswanto, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaku Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), dalam keterangannya, Selasa (16/6).
Djoko menjelaskan, pengiriman minyak dari sumur masyarakat ke fasilitas penampungan Medco di Ramba, Sumatera Selatan, dijadwalkan mulai dilakukan pada Selasa (16/6). Pengangkutan dilakukan menggunakan truk tangki dengan jarak tempuh sekitar 150 kilometer. Pada tahap awal, volume pengiriman minyak diperkirakan mencapai 150 barel per hari dan secara bertahap akan ditingkatkan.
“Untuk tahap awal akan dikirim sebanyak 150 barel yang selanjutnya akan meningkat hingga 500 barel setiap harinya,” kata Djoko.
Ia juga melaporkan peningkatan produksi dari UMKM PT Keban Berkah Energi (KBE) yang sebelumnya menyalurkan sekitar 200 barel minyak per hari ke Medco dan kini meningkat lebih dari dua kali lipat.
“Dapat kami laporkan pula bahwa sebelumnya UMKM PT Keban Berkah Energi (KBE) yang awalnya mengirim minyak 200 BOPD (Barel Oil Per Day) ke Medco, saat ini setiap hari sudah bisa mengirim minyak sebesar 423,6 BOPD,” ujarnya.
Secara keseluruhan, produksi minyak yang berasal dari sumur masyarakat di Jambi, Sumatera Selatan, dan Jawa Tengah kini telah mencapai 2.454 BOPD. Dengan bergabungnya Koperasi PRBS, produksi diproyeksikan meningkat hingga menembus kisaran 2.500–3.000 BOPD.
“Total minyak dari sumur masyarakat untuk Jambi, Sumatera Selatan, dan Jawa Tengah saat ini sudah mencapai 2.454 BOPD. Dengan adanya Koperasi PRBS ini maka produksi akan di atas 2.500 BOPD hingga 3.000 BOPD,” kata Djoko.
Program serupa juga akan diperluas ke wilayah lain. SKK Migas menargetkan pengelolaan minyak sumur masyarakat di Sumatera Utara dan Aceh dapat mulai berjalan pada Juli 2026. “Insya Allah untuk Sumatera Utara dan Aceh menyusul pada bulan Juli 2026,” tutupnya



Komentar Terbaru