JAKARTA – PLN Indonesia Power menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional melalui partisipasinya pada Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 dengan menghadirkan berbagai inovasi teknologi hidrogen dan energi rendah karbon.

Beberapa inovasi yang dihadirkan seperti Automatic Hydrogen Pressure Regulating System, Hydrogen Buggy Car, Hydrogen Motorcycle, Hydrogen Refueling Station (HRS) Senayan, implementasi Ammonia Cofiring di PLTU Labuan, serta Cofiring Hydrogen di PLTDG Pesanggaran. Kehadiran inovasi tersebut menunjukkan kesiapan PLN Indonesia Power dalam mengembangkan teknologi hidrogen sebagai salah satu solusi dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan sekaligus mendukung target Net Zero Emissions (NZE).

Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong pengembangan hidrogen sebagai salah satu energi masa depan. Hidrogen memiliki potensi besar untuk diterapkan pada empat sektor strategis, yakni pembangkit listrik, industri, transportasi, dan jaringan gas. “Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemain utama dalam ekosistem hidrogen global,” ujar Bahlil dalam keterangannya dikutip Jumat (24/7).

Sementara itu, Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT PLN (Persero) menjelaskan bahwa pengembangan hidrogen merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung visi besar Presiden Prabowo untuk mencapai swasembada energi nasional.

“Hidrogen merupakan solusi transisi dari energi fosil ke energi masa depan. PLN siap memimpin pengembangan ekosistem hidrogen nasional secara terintegrasi melalui kolaborasi dengan pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pelaku industri, akademisi, hingga mitra internasional,” jelas Darmawan

Bernadus Sudarmanta, Direktur Utama PLN Indonesia Power mengatakan bahwa partisipasi perusahaan pada GHES 2026 menjadi wujud nyata komitmen PLN Indonesia Power dalam menghadirkan inovasi yang mendukung transisi energi nasional.

PLN Indonesia Power kata dia terus menghadirkan inovasi pembangkitan rendah karbon, termasuk hidrogen dan amonia, sebagai bagian dari transformasi energi nasional.

“Berbagai inovasi yang kami tampilkan pada GHES 2026 menjadi bukti kesiapan perusahaan dalam mendukung pengembangan ekosistem hidrogen sekaligus memperkuat langkah PLN Group menuju sistem kelistrikan yang lebih hijau, andal, dan berkelanjutan,” pungkas Bernadus.