JAKARTA – Selama ini Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sering dianggap “kerja paruh waktu”. Siang doang. Mendung mati. Malam gelap. PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) mau mengubah narasi itu.

Setelah mengakuisisi dua proyek PLTS dari PT Endorshine Energy Solutions, ARKO kini tancap gas membangun 3 proyek PLTS baru sekaligus di Batam dan Bintan. Bedanya kali ini ada Battery Energy Storage System (BESS) 28,3 MWh.

Kerja sama operational lease dengan PT Batamindo Investment Cakrawala, PT Bintan Inti Industrial Estate, dan PT Bintan Resort Cakrawala ini akan jadi PLTS ke-3, ke-4, dan ke-5 milik ARKO dengan total kapasitas 34 MWp.

“Ini pertama kalinya kami bangun dari awal sekaligus integrasikan BESS,” kata Direktur ARKO, Ricky Hartono.

Fungsi BESS sederhana tapi revolusioner, yaitu menyimpan energi matahari saat siang, kemudian menyalurkan lagi ketika malam atau cuaca mendung. Hasilnya, listrik surya jadi stabil 24 jam.

Bagi ARKO, ini lompatan. Dari sekadar jual listrik surya, ke jual listrik surya yang andal.

Dengan tambahan ini, total kapasitas terkontrak ARKO kini 118,1 MW. Rinciannya: 6 PLTA 62,8 MW dan 5 PLTS 55,3 MWp. Pipeline masih ada 300 MW lebih. Targetnya jelas, menjadi pemain EBT yang bukan cuma besar, tapi juga pintar.(RA)