JAKARTA – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) telah menandatangani Scheme Implementation Deed (SID) atau Perjanjian Implementasi Skema akuisisi terhadap perusahaan tambang asal Australia, Loyal Metals (LLM).
Perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Australia (ASX) dengan kode saham LLM ini, menyampaikan akuisisi saham oleh BUMI akan berlangsung dengan nilai AU$79,1 juta, setara Rp977 miliar dengan asumsi kurs Rp12.353/AU$.
Berdasarkan keterbukaan informasi Loyal Metals di bursa Australia, para pemegang saham akan menerima AUD0,45 per saham melalui Scheme Implementation Deed. Pengajuan dokumen skema akuisisi kepada Australian Securities and Investments Commission (ASIC) diperkirakan berlangsung pada pertengahan Juni 2026. Sementara pengambilalihan diperkirakan efektif pada Agustus 2026.
Direksi Loyal Metals merekomendasikan agar para pemegang saham menyetujui aksi korporasi tersebut, dengan catatan tidak adanya proposal yang lebih unggul serta bergantung pada penilaian ahli independen.
“Sejak mencatatkan perusahaan pada 2021, kami selalu berfokus pada misi untuk memberikan nilai bagi para pemegang saham kami,” kata Pendiri sekaligus Chairman Loyal Metals, Peretz Schapiro, Senin (27/4/2026)
Loyal Metals saat ini tengah mengembangkan proyek tambang emas dan tembaga Highway Reward di Queensland Utara. Tambang tersebut memiliki rekam jejak produksi historis sebesar 3,65 juta ton tembaga dengan kadar 5,7 persen serta sekitar 260 ribu ton emas dengan kadar 4,5 gram per ton pada periode 1987-2005.
Selain itu, perusahaan juga memiliki dua proyek lithium di Kanada yang menambah nilai strategis akuisisi ini di tengah tren transisi energi global.
Ekspansi BUMI ke Australia telah dimulai sejak akhir 2025 dengan mengakuisisi 100% saham Wolfram Limited senilai Rp 698,98 miliar pada bulan November. Pada 18 Desember 2025, perusahaan juga menambah kepemilikan di Jubilee Metals Limited sebanyak 5,73 juta saham atau setara 64,98%.(RA)


Komentar Terbaru