JAKARTA – Sektor maritim sebagai tulang punggung sistem logistik global lantaran lebih dari 90% perdagangan dunia berlangsung melalui jalur laut. Indonesia juga mengandalkan laut sebagai jalur utama distribusi logistik dan energi hingga ke pelosok wilayah.
Pertamina Patra Niaga (PPN) punya peran vital untuk menghubungkan sumber pasokan energi ke wilayah yang membutuhkan baik melalui laut maupun sungai. Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG dari kilang hingga terminal dan titik serah bergantung pada keandalan armada kapal PPN.
Roberth M.V. Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, menjelaskan sistem pelayaran merupakan infrastruktur yang tidak kasat mata, namun memiliki peran krusial dalam menjaga ketahanan energi nasional.
“Lebih dari sekadar moda transportasi, shipping merupakan invisible infrastructure yang menopang distribusi energi nasional. Dalam karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan, keandalan sistem ini menjadi kunci agar energi dapat diakses secara merata, termasuk di wilayah 3T,” jelas Roberth di Jakarta, Senin (4/5).
Ia menuturkan kompleksitas distribusi energi nasional menuntut sistem pelayaran yang adaptif dan andal di tengah berbagai tantangan, mulai dari kondisi cuaca hingga dinamika operasional.
“Ketika sistem shipping berjalan optimal, masyarakat tidak merasakan dampaknya. Namun ketika terjadi gangguan, efeknya langsung terasa terhadap ketersediaan energi dan aktivitas ekonomi. Karena itu, shipping menjadi elemen strategis dalam menjaga stabilitas energi nasional,” kata Robert.
Sebagai bagian dari ekosistem energi nasional, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan distribusi energi berbasis maritim melalui sinergi di lingkungan Pertamina Group. Upaya ini dilakukan untuk memastikan energi tersalurkan secara aman, tepat waktu, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem distribusi energi yang lebih adaptif dan resilien, sejalan dengan dinamika global serta kebutuhan energi masyarakat. (RI)



Komentar Terbaru