JAKARTA – PLN Indonesia Power (PLN IP) mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 seluruh anak perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Langkah ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola perusahaan sekaligus memastikan seluruh entitas anak semakin sehat, akuntabel, dan memberikan kontribusi optimal terhadap kinerja PLN Group.

Dalam pelaksanaan RUPS, PLN Indonesia Power juga menyoroti tiga pencapaian utama Kontrak Manajemen tahun 2025, yakni kinerja keuangan 2025, kinerja bisnis 2025, serta pencapaian strategis tahun 2025. Ketiga aspek tersebut menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas pengelolaan anak perusahaan, mulai dari kemampuan menjaga kesehatan finansial, memperkuat portofolio bisnis, hingga mendukung pencapaian target korporat secara berkelanjutan.

Sebagai subholding pembangkitan terbesar di PLN Group, PLN Indonesia Power terus mendorong anak perusahaan agar tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga semakin adaptif dalam menjawab kebutuhan industri ketenagalistrikan. Peran anak perusahaan menjadi semakin strategis dalam mendukung keandalan operasional pembangkit, efisiensi perusahaan, pengembangan energi bersih, inovasi layanan, serta penguatan rantai nilai bisnis PLN Group.

Bernardus Sudarmanta, Direktur Utama PLN Indonesia Power  menyatakan bahwa RUPS bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang penting untuk memastikan seluruh anak perusahaan bergerak dalam arah yang selaras dengan transformasi PLN Group.

“Pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan ini merupakan bentuk akuntabilitas perusahaan kepada pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. Anak perusahaan PLN Indonesia Power harus terus tumbuh sehat, produktif, dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kinerja terbaik PLN,” ujar Bernadus.

Bernadus menambahkan, penguatan tata kelola anak perusahaan menjadi fondasi penting dalam menjaga daya saing perusahaan di tengah dinamika industri energi. Oleh karena itu, PLN Indonesia Power terus mendorong optimalisasi aset, peningkatan kompetensi, efisiensi proses bisnis, serta inovasi yang berdampak langsung terhadap kinerja korporat.

“RUPS menjadi momentum untuk memastikan seluruh entitas usaha memiliki arah bisnis yang selaras dengan transformasi PLN Group. Tata kelola yang baik harus tercermin pada peningkatan kinerja, efisiensi, dan penciptaan nilai tambah bagi perusahaan,” kata Bernadus.

Melalui pelaksanaan RUPS ini, PLN Indonesia Power memastikan seluruh anak perusahaan berada pada jalur pertumbuhan yang prudent, transparan, dan selaras dengan arah transformasi PLN Group. Forum ini juga menjadi penegasan bahwa capaian tahun 2025 harus menjadi pijakan untuk memperkuat kinerja tahun berikutnya, baik dari sisi keuangan, bisnis, operasional, maupun tata kelola.

Ke depan, PLN Indonesia Power akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh anak perusahaan untuk menciptakan kinerja yang lebih produktif, tata kelola yang semakin kuat, serta kontribusi yang semakin besar bagi ketahanan energi nasional. Dengan kolaborasi yang solid, anak perusahaan diharapkan semakin berperan dalam mendukung PLN menjadi perusahaan berkelas dunia yang unggul, inovatif, dan berkelanjutan.