JAKARTA – PLN Indonesia Power terus mengoptimalkan inovasi pengelolaan lingkungan melalui pemanfaatan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) yang memberikan nilai tambah bagi pembangunan fasilitas publik.
PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 1 Suralaya melalui Program Kolaborasi Pemanfaatan FABA sebagai Material Konstruksi untuk mendukung peningkatan sarana pendidikan di SDN Tamansari V, Kota Cilegon. Program ini menghadirkan pembangunan halaman sekolah melalui pengecoran serta pemasangan 15.000 paving block berbahan dasar FABA.
Selain menyediakan paving block berbasis FABA, PLN Indonesia Power juga menyalurkan material bottom ash, semen, pasir, batu split, serta berbagai material pendukung konstruksi lainnya. Pemanfaatan FABA tersebut merupakan implementasi prinsip ekonomi sirkular (circular economy) yang mendorong pemanfaatan kembali material hasil proses pembangkitan secara bertanggung jawab dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bernadus Sudarmanta, Direktur Utama PLN Indonesia Power menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari keandalan operasional pembangkit, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“PLN Indonesia Power berkomitmen menghadirkan energi yang andal sekaligus menciptakan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat. Pemanfaatan FABA sebagai material konstruksi merupakan bentuk inovasi yang mendukung ekonomi sirkular, memperkuat implementasi ESG, serta menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mendukung kinerja berkelanjutan PLN sebagai perusahaan energi berkelas dunia,” ujar Bernadus dalam keterangannya, Selasa (30/6).
Sementara itu, I Nyoman Buda, Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya menjelaskan bahwa pemanfaatan FABA menjadi salah satu upaya perusahaan untuk menghadirkan solusi yang memberikan manfaat sosial sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
Dia menjelaska pemanfaatan FABA sebagai material konstruksi merupakan salah satu wujud komitmen PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular.
“Kami berharap kolaborasi ini mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan, sekaligus menjadi contoh bahwa FABA dapat dimanfaatkan secara aman, bertanggung jawab, dan bernilai ekonomis untuk mendukung pembangunan fasilitas publik,” ujar I Nyoman Buda.
Kepala SDN Tamansari V Andang Hadiana mengapresiasi dukungan yang diberikan PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya. Menurutnya, pembangunan halaman sekolah akan meningkatkan kenyamanan aktivitas belajar sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih tertata dan aman bagi seluruh warga sekolah.
Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara PLN Indonesia Power, institusi pendidikan, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Di sisi lain, pemanfaatan FABA sebagai material konstruksi turut mendukung upaya pengurangan limbah melalui konsep (beneficial reuse) sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus lingkungan.


Komentar Terbaru