JAKARTA – Penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengeluarkan lima saham besar asal Indonesia dari kategori MSCI Global Standard Index.
Berdasarkan publikasi resmi MSCI, Rabu (13/5/2026), lima saham saham yang didepak termasuk diantaranya terdapat emiten sektor energi dan pertambangan, yakni PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga termasuk dari 13 saham emiten yang keluar dari kategori MSCI Small Cap Indexes dalam periode evaluasi yang sama.
MSCI akan melakukan review periode berikutnya pada 12 Agustus 2026. Hasil review periode ini akan berlaku pada 1 September 2026.
Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP), Bisman Bakhtiar, menilai implikasinya dapat menekan harga dan likuiditas saham emiten tersebut dalam jangka pendek.
“Tetapi nggak akan berdampak besar terhadap fundamental perusahaan jika kinerja bisnisnya dan harga komoditas masih stabil,” ujarnya, kepada Dunia Energi, Rabu(13/5).
Namun demikian, kata Bisman, dampaknya tidak akan berpengaruh besar karena sektor energi dan pertambangan Indonesia sangat kuat dan strategis. Kebutuhan akan terus ada di dunia, tetapi memang bisa memengaruhi persepsi investor global terhadap pasar Indonesia.
Menurut Bisman, ke depannya yang paling penting emiten dan regulator perlu memperkuat tata kelola perusahaan dan meningkatkan likuiditas saham, serta menjaga kepastian kebijakan investasi.
“Selain itu upaya menjaga kepercayaan investor agar daya saing sektor energi serta pertambangan tetap terjaga,” ujar Bisman.(RA)


Komentar Terbaru