JAKARTA – Kabar duka datang dari keluarga besar sektor energi nasional. Rida Mulyana, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan mantan Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), berpulang. Informasi tersebut diperoleh Dunia Energi dari sumber Kementerian ESDM. Almarhum meninggal di Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya.
Rida Mulyana merupakan salah satu birokrat senior yang cukup lama berkiprah di sektor energi nasional. Pria kelahiran Sumedang, Jawa Barat, 2 Mei 1963 ini dikenal memiliki pengalaman di berbagai bidang, mulai dari minyak dan gas bumi, energi baru terbarukan hingga ketenagalistrikan.
Rida merupakan lulusan Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia kemudian melanjutkan pendidikan di bidang Petroleum Engineering di University of London.
Kariernya di Kementerian ESDM antara lain dimulai dari Lemigas. Ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian ESDM.
Pada 2013, Rida dipercaya menjadi Direktur Jenderal EBTKE. Dalam posisi tersebut, ia aktif mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan.
Rida juga dikenal dengan pandangannya bahwa energi baru terbarukan harus menjadi energi utama, bukan lagi sekadar energi alternatif.
Pada 2019, Rida dipercaya menjadi Direktur Jenderal Ketenagalistrikan. Ia kemudian mendapat kepercayaan lebih besar ketika dilantik menjadi Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM pada 2022.
Selain itu, Rida juga sempat dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Mineral dan Batubara serta Komisaris PT Pertamina (Persero).
Rida mengakhiri masa tugasnya sebagai pejabat aktif Kementerian ESDM pada 2023 setelah memasuki masa pensiun.
Kepergian Rida menjadi kehilangan bagi keluarga besar sektor energi nasional. Selama lebih dari tiga dekade pengabdiannya, ia telah terlibat dalam berbagai fase penting perjalanan energi Indonesia.

Komentar Terbaru