JAKARTA – PT Pertamina Internasional EP (PIEP) merampungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Jumat (5/6/2026), dihadiri oleh pemegang saham utama PT Pertamina Hulu Energi, PT Pertamina Pedeve Indonesia, serta jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PIEP.
Sepanjang 2025, PIEP mencatatkan kinerja dengan capaian Key Performance Indicator (KPI) sebesar 109,13%, melampaui target yang ditetapkan. Kinerja ini mencerminkan efektivitas strategi operasional dan ketangguhan perusahaan dalam mengelola portofolio global yang tersebar di 10 negara dan 4 benua.
Dari sisi operasional, PIEP berhasil mencetak pertumbuhan produksi yang signifikan. Produksi minyak mencapai 108% di atas target RKAP, didorong oleh kinerja optimal aset di Irak serta portofolio internasional lainnya. Sementara itu, produksi gas juga melampaui target dengan capaian 107% dari RKAP.
Secara keseluruhan, produksi minyak dan gas bumi setara minyak mencapai 212,8 ribu BOEPD, melampaui target RKAP sebesar 197,70 MBOEPD atau 108% dari target. Capaian ini menjadi pilar penting dalam memastikan pasokan energi yang berkelanjutan bagi Indonesia.
Syamsu Yudha, Direktur Utama PIEP, menegaskan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari kesiapan perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian global.
“PIEP akan terus memperkuat fondasi operasional dan melakukan berbagai inovasi untuk menghadapi dinamika geopolitik. Kinerja 2025 menjadi bukti bahwa kami berada pada jalur yang tepat untuk melangkah lebih jauh dan berkontribusi lebih besar bagi energi nasional,” ujar Syamsu Jumat (5/6).
Komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik juga terus diperkuat, tercermin dari capaian skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 87,102 dengan kategori sangat baik.
Sementara itu, dari aspek Health, Safety, Security, & Environment (HSSE), PIEP menunjukkan kinerja yang solid dengan nilai Total Recordable Incident Rate (TRIR) sebesar 1,16, berada di bawah batas maksimum yang dipersyaratkan.
Hingga akhir 2025, PIEP membukukan 1.845.494 jam kerja selamat, mencerminkan budaya keselamatan kerja yang semakin kuat dan berkelanjutan.
Komisaris Utama PIEP, Dharmawan H. Samsu, menegaskan pentingnya disiplin dalam aspek keselamatan sebagai bagian dari daya saing global perusahaan.
“Kami terus mendorong seluruh Perwira PIEP untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Ini adalah fondasi penting untuk membawa PIEP menjadi perusahaan kelas dunia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, PIEP menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan dan keamanan energi nasional melalui strategi Bring the Barrel Home, yakni memastikan hasil produksi migas dari asset-aset luar negeri dapat memberikan manfaat langsung bagi Indonesia.
Sejalan dengan itu, PIEP mengoptimalkan nilai ekonomi dari produksi global melalui pemanfaatan peluang pasar internasional dan pengelolaan portofolio yang bernilai tambah lewat strategi Bring the Value Home.
“Seluruh capaian ini merupakan kontribusi nyata PIEP dalam memperkuat kemandirian energi nasional. Kami tidak hanya menghadirkan produksi, tetapi juga memastikan nilai strategisnya kembali untuk Indonesia,” kata Syamsu.



Komentar Terbaru