JAKARTA – BBM jenis solar mulai dijual oleh Shell. Pantauan di lapangan lampu-lampu harga BBM jenis diesel juga sudah mulau menyala memperlihatkan harga Rp30.890 per liter. Kenyataan ini cukup mengejutkan karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda rekomendasi impor sudah diberikan pemerintah.
Laode Sulaeman, Dirjen Migas Kementerian ESDM, mengungkapkan Shell sudah bisa menjual BBM jenis solar dengan mendapatkan pasokan dari Pertamina. Artinya mereka tidak mengimpor solar seperti sebelumnya.
“Itu adalah kerjasama dengan Pertamina yang kemarin sudah kita gagas, kita fasilitasi, dan alhamdulillah sekarang sudah ada kerjasama dengan Pertamina untuk bisa mereka mulai lagi,” kata Laode di Kementerian ESDM, Rabu (13/5).
Hingga kini Shell dan Pertamina kata Laode baru sepakat untuk bekerjasama dalam pengadaan BBM jenis solar. “Sementara. Nanti kita lihat lagi untuk lainnya (BBM jenis lain),” ungkap Laode.
Pemerintah memang menargetkan Indonesia tidak lagi melakukan impor BBM khususnya untuk jenis solar pada tahun ini dengan sudah mulai rampungnya Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan pada awal tahun ini. Dalam target awal, solar nonsubsidi atau yang memiliki CN51 sudah akan dilarang untuk diimpor pada semester II 2026.
Kini dengan rencana penggunaan B50, pemerintah bahkan menargetkan tidak lagi ada impor BBM baik subsidi maupun nonsubsidi mulai 1 Juli 2026. (RI)



Komentar Terbaru