JAKARTA – Satuan Kerj Khusus Pelaksan Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) produksi minyak dari pengelolaan Badan Kerja Sama Usaha (BKU) yang melibatkan BUMD, koperasi, dan UMKM di sejumlah daerah alami peningkatan. Salah satunya sumur masyarakat yang dikelola UMKM PT Batanghari Sinar Energi (BSE) di Jambi.
Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas menyatakan produksi minyak dari UMKM PT BSE kini mencapai 2.724 barel minyak per hari (BOPD).
Dia menjelaskan capaian tersebut diperoleh dari pengiriman minyak hasil produksi sumur masyarakat dalam satu hari. Menurutnya, angka produksi itu masih akan terus ditingkatkan melalui penambahan fasilitas penampungan minyak.
“UMKM PT BSE di Jambi mengetes produksi, dalam satu hari pengiriman minyak dari sumur masyarakat bisa mencapai 2.724 BOPD dan akan terus diupayakan untuk dinaikkan lagi,” ujar Djoko dalam keterangannya, Sabtu (23/5).
Ia menjelaskan, saat ini tengah dilakukan peningkatan kapasitas penampungan minyak dengan membangun kontainer-portabel agar mampu menampung produksi yang lebih besar. Djoko berharap upaya tersebut dapat mendukung peningkatan produksi minyak rakyat secara berkelanjutan.
Selain di Jambi, Djoko mengungkapkan produksi minyak BKU di Sumatera Selatan dan Jawa Tengah juga terus meningkat. Rata-rata produksi minyak yang dikelola BUMD, koperasi, dan UMKM di kedua wilayah itu telah mencapai lebih dari 300 BOPD.
“Produksi minyak BKU di Sumsel dan Jateng rata-rata sudah di atas 300 BOPD dan akan terus ditingkatkan hingga ribuan BOPD,” katanya.
Menurut Djoko, peningkatan produksi tersebut turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Dalam satu hari, BUMD, koperasi, dan UMKM disebut mampu memperoleh pendapatan hingga puluhan ribu dolar AS.
Ia menilai hal tersebut menjadi berkah setelah diterbitkannya Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang ditandatangani Menteri ESDM. Regulasi itu membuka ruang legal bagi pengelolaan sumur minyak masyarakat melalui skema kerja sama yang lebih tertata.
Djoko menegaskan aspek keselamatan kerja dan lingkungan juga terus dibenahi. Para pekerja BKU kini mulai menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lebih tertib. Area sekitar sumur minyak pun mulai dirapikan dengan pembangunan tanggul semen untuk mencegah pencemaran minyak serta pemasangan rambu-rambu keselamatan kerja.
“Safety dan lingkungan bertahap semakin baik. Para pekerja BKU sudah mulai rapi menggunakan APD, sumur-sumur juga mulai dipasang tanggul semen dan rambu keselamatan,” ujarnya. (RI)



Komentar Terbaru