JAKARTA – Upaya penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR) di lapangan minyak tua terus digenjot demi mendongkrak produksi minyak yang memang sedang sangat dibutuhkan. Beberapa lapangan tua yang jadi objek Tindakan EOR kini mulai menunjukkan respon positif.
Djoko Siswanto, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mengungkapkan implementasi EOR di Lapangan Walio yang dioperasikan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Petrogas (Basin) Ltd., Papua, berhasil meningkatkan produksi minyak hingga 250% hanya dalam enam bulan sejak injeksi pertama dilakukan pada awal 2026.
“Alhamdulillah, EOR di Lapangan Walio, Papua berhasil menaikkan produksi minyak 250% dalam waktu enam bulan sejak injeksi pertama di awal tahun 2026. Water cut juga turun dari 93% menjadi 85%,” ujar Djoko dalam keterangannya kepada Dunia Energi, Selasa (14/7).
Menurut Djoko, capaian tersebut menjadi bukti bahwa teknologi EOR masih memiliki potensi besar untuk berikan dampak positif ke reservoir sehingga mampu mengoptimalkan produksi dari lapangan-lapangan minyak yang telah berumur tua.
Djoko berharap keberhasilan di Lapangan Walio akan diikuti implementasi EOR di sejumlah lapangan minyak tua milik kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) lainnya mulai Agustus hingga Desember 2026.
Menurutnya, rangkaian peresmian injeksi bahan kimia EOR tersebut diharapkan semakin mempercepat upaya peningkatan produksi migas nasional, sekaligus menjadi contoh bagi KKKS lain yang belum menerapkan teknologi tersebut.
“Mulai bulan depan, Agustus 2026, dan bulan-bulan berikutnya hingga Desember 2026 akan ada peresmian-peresmian injeksi kimia untuk EOR pada lapangan-lapangan minyak tua di beberapa KKKS. Mohon doa, seyogianya dapat juga diikuti oleh KKKS lain yang belum menerapkan EOR,” kata Djoko.
SKK Migas terus mendorong penerapan teknologi EOR sebagai salah satu strategi utama untuk meningkatkan perolehan minyak dari lapangan-lapangan yang telah memasuki fase penurunan produksi alami (mature fields). Keberhasilan sejumlah proyek EOR di berbagai wilayah diharapkan dapat mendukung target peningkatan produksi minyak nasional dalam beberapa tahun mendatang


Komentar Terbaru