JAKARTA – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) resmi memperkuat bisnis baterai kendaraan listrik lewat entitas anak baru, namun dengan modal yang terbilang minim.
Perusahaan mendirikan PT Indo Pacific Critical Minerals (IPCM) pada 14 Oktober 2026 untuk memperkuat rantai pasok mineral kritis bahan baku baterai. Pendirian IPCM telah memperoleh pengesahan Menteri Hukum RI Nomor http://AHU-0083184.AH.01.01.TAHUN 2026 tertanggal 15 Oktober 2026.
Menariknya, IPCM didirikan hanya dengan modal dasar Rp1 miliar yang terbagi atas 10.000 saham nominal Rp100.000 per saham. Dari jumlah tersebut, modal ditempatkan dan disetor penuh baru Rp250 juta.
Struktur kepemilikan, VKTR menguasai 99% atau 2.475 saham senilai Rp247,5 juta, dan PT Bakrie Metal Industries memiliki 1% atau 25 saham senilai Rp2,5 juta.
Direktur VKTR, Indah Permatasari Saugi menegaskan pendirian entitas baru ini tidak membebani perseroan.
“Pendirian entitas anak tersebut tidak berdampak negatif material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” ujar Indah dalam keterangannya, dikutip Senin(19/10/2026).
Meski modalnya kecil, IPCM disiapkan untuk peran strategis. Perseroan menyebut entitas ini menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem kendaraan listrik nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan, untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya mineral domestik.
Langkah ini diharapkan membuka sinergi di sepanjang rantai nilai industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, termasuk manufaktur kendaraan komersial listrik, baterai, dan layanan pendukung, serta mendukung peningkatan kapasitas manufaktur, penguatan TKDN, dan transisi energi Indonesia.




Komentar Terbaru