JAKARTA — Bahlil Lahadalia, Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim Peraturan Presiden (Perpres) terkait Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi bakal segera rampung. Sejumlah kementerian dan lembaga juga hampir pasti berada di bawah koordinasi kementerian koordinator tersebut.
Bahlil menyebut Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi hampir pasti masuk dalam koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi. Selain itu ada juga Kementerian Perindustrian berpeluang turut masuk dalam struktur koordinasi tersebut, meski masih menunggu keputusan resmi.
“Perpresnya sebentar lagi selesai. Tetapi yang tadi rapat dengan saya, itu adalah Pak BP BUMN, Kementerian Investasi, insyaallah udah hampir pasti di bawah koordinasi Kementerian Kemenko Hilirisasi,” ujar Bahlil di Kementerian ESDM, Jumat (16/10).
Saat ditanya apakah Kementerian Perindustrian juga akan masuk dalam koordinasi tersebut, Bahlil memberikan sinyal kemungkinan itu terbuka. “Rasa-rasanya ya, tapi itu baru feeling ya. Feeling,” kata Bahlil sambil tersenyum.
Masuknya Kementerian Investasi dan Hilirisasi serta BP BUMN dalam koordinasi Kemenko Hilirisasi diharapkan dapat memperkuat sinkronisasi kebijakan investasi, pengelolaan badan usaha milik negara, dan percepatan proyek hilirisasi nasional.
Adapun kemungkinan keterlibatan Kementerian Perindustrian akan menjadi faktor penting dalam menyelaraskan kebijakan pengolahan sumber daya alam dengan pengembangan industri manufaktur di dalam negeri.





Komentar Terbaru