JAKARTA – PT Pertamina International Shipping (PIS) menghadirkan cara baru untuk lebih mendekatkan dan mengenalkan laut kepada anak-anak melalui mobil perpustakaan keliling (MPK) yang menyediakan buku-buku bacaan bertema kelautan. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Ocean LiteraSEA, merevitalisasi tiga Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) milik Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor.
Pengoperasian mobil perpustakaan keliling dilakukan dalam kegiatan Bahtera LiteraSEA di Taman Ismail Marzuki, Jakarta dalam rangka memperingati Hari Guru Sedunia, kolaborasi PIS bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dan Yayasan Inovasi Muda, dengan dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Vega Pita, Pjs. Corporate Secretary PIS, menjelaskan bahwa edukasi kelautan perlu ditanamkan sejak dini untuk membangun kepedulian generasi muda terhadap laut Indonesia.“Kita percaya anak-anak kita ini adalah yang nantinya akan menjadi generasi pelindung lautan. Kita berharap bisa menumbuhkan kecintaan dan kesadaran anak-anak sejak dini tentang laut,” kata Vega dalam keterangannya, Jumat (16/10).
Dia menambahkan, program revitalisasi mobil perpustakaan keliling juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan akses literasi hingga ke lingkungan permukiman, sehingga anak-anak dapat memperoleh bahan bacaan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di dekat rumah.
“Inisiatif baru ini tidak hanya ke sekolah, tapi juga ke permukiman. Jadi adik-adik kita ini selain di sekolah, dia juga bisa akses buku di dekat rumah. Sehingga bisa mendekatkan laut kepada adik adik kita,” jelas Vega.
Program revitalisasi tersebut mencakup perbaikan mesin kendaraan, pengadaan alat pemindai barcode, pemindahan videotron, serta penyediaan buku-buku bacaan bertema kelautan. Upaya ini dilakukan untuk mendukung optimalisasi fungsi mobil perpustakaan keliling sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan yang dapat meningkatkan wawasan kemaritiman.
Adin Bondar, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI, menilai bahwa penyediaan akses menjadi tantangan penting dalam memperluas literasi kelautan. Revitalisasi MPK bersama PIS diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendekatkan bacaan bertema kelautan kepada masyarakat.
“Tantangan kita adalah bagaimana membangun akses. Bersama Pertamina merevitalisasi mobil perpustakaan keliling untuk diciptakan menjadi satu instrumen mengakses bacaan kelautan,” jelas Adin.
Menurut Adin, kesadaran maritim juga dapat dibangun dengan menghadirkan pengetahuan tentang laut melalui berbagai bahan bacaan yang mudah dijangkau dan dekat dengan keseharian anak-anak.
“Kesadaran maritim itu tidak harus anak kita yang datang ke laut, tapi laut itu sendiri yang datang ke mereka melalui bacaan, komik, dan ragam literatur kelautan,” tegasnya.
Melalui Bahtera LiteraSEA, PIS bersama para mitra mendorong penguatan literasi sebagai salah satu cara memperkenalkan kemaritiman kepada generasi muda. Tidak hanya memperluas akses terhadap bacaan, inisiatif ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap laut, membangun perilaku peduli lingkungan, serta meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut Indonesia.





Komentar Terbaru