JAKARTA – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai wilayah khususnya di Sumatera, Kalimantan dan Papua makin makin memprihatinkan dan berbahaya. Tidak hanya menurutunkan kualitas udara dan membahayakan bagi warga yang rumahnya dekat lokasi Karhutla. Tapi fasilitas produksi migas juga tidak luput dari ancaman. tercatat ada tiga lokasi produksi migas yang hingga kini tercatat waspada penuh karena Karhutla mendekati fasilitas produksi migas.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Djoko Siswanto, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), tiga wilayah lokasi fasilitas produksi migas dekat dengan Karhutla antara lain di Jambo yang dekat dengan fasilitas milik Petrochina Jabung. Lalu di wilayah Bintuni dan Kalimantan.
“Kebakaran semak hutan yang tejadi minggu lalu, didekat Area fasilitas Petrochina (pipa penyalur) Jabung, Jambi,” kata Djoko dalam keteragannya, Minggu malam (23/8).
Untungnya kebakaran berhasil dipadamkan. “Saat ini sudah berhasil dipadamkan,” kata Djoko singkat.
Sementara itu di Bintuni kebakaran sangat dekat dengan fasilitas milik bp. “Telah terjadi kebakaran semak & hutan di Papua dari jarak 600 meter kini semakin dekat dengan jarak +/- 100 meter ke tanki kondensate bp tanguh Bintuni, kami telah meminta bantuan aparat setempat dan langsung polda dan polres setempat menjaga fasilitas LNG bp tangguh,” jelas Djoko.
Kementerian ESDM dikabarkan menggelar rapat darurat membahas kondisi ini. “Pak Wamen akan pimpin rapat langsung di kantor SKK Migas dalam rangka mengatasi keadaan darurat kebakaran,” ungkap Djoko.




Komentar Terbaru