JAKARTA – Kapal Pertamina Pride akhirnya bisa melintasi Selat Hormuz dengan aman. Berdasarkan informasi yang didapatkan Dunia Energi dari situs Marine Traffic (marine traffic.com) atau situs khusus cek lokasi kapal secara real time, posisi Pertamina Pride saat ini sudah berada di Teluk Oman atau sudah melintasi Selat Hormuz, setelah lebih dari tiga bulan tertahan di Teluk Arab.

Ini jadi kabar baik yang dinantikan setelah sebelumnya Kapal Pertamina Gamsunoro beberapa pekan lalu juga berhasil melintasi Selat Hormuz.

Kapal Pertamina Pride merupakan salah satu kapal tanker minyak raksasa berjenis Very Large Crude Carrier (VLCC) yang dioperasikan oleh PT Pertamina International Shipping (PIS) untuk mengangkut minyak mentah dalam jumlah besar, termasuk pasokan impor bagi kilang di Indonesia.

Sejak lebih dari tiga bulan lalu, kapal kapal dari seluruh dunia termasuk dua kapal Pertamina sempat tidak bisa melintasi Selat Hormuz lantaran perang antara Iran dan Amerika Serikat.

Berdasarkan informasi Vesselfinder, posisi Pertamina Pride sudah meninggalkan wilayah Uni Emirate Arab (UEA). Masih berdasarkan Vesselfinder, Pertamina Pride melapor ke Pelabuhan Jebel Ali di UEA menuju ke kilang Cilacap dengan kecepatan 3,3 knot dan diperkirakan akan tiba di sana pada 21 Juli 2026. (RI)