JAKARTA – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mengakuisisi 5% saham PT Layar Nusantara Gas, perusahaan pengembang fasilitas midstream dan kapal Floating LNG pertama di Indonesia. Rukun Raharja menggelontorkan US$38,57 juta atau Rp670,24 miliar dengan asumsi nilai tukar rupiah Rp17.375 per dolar AS.

Yuni Pattinasarani, Sekretaris Perusahaan RAJA, mengatakan perseroan telah melaksanakan pemenuhan kesepakatan melalui pembayaran deposit kepada Genting LNG Pte Ltd, anak usaha yang dimiliki secara tidak langsung 95% oleh Genting Berhad.

“Perseroan optimistis bahwa inisiatif ini akan memperluas portofolio bisnis, meningkatkan daya saing, serta memberikan nilai tambah yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Yuni dalam keterbukaan informasi perusahaan, Senin (11/5).

Fasilitas FLNG PT LNG saat ini tengah dibangun di galangan kapal Wison New Energies, Kota Nantong, China. Pembangunan FLNG ini ditargetkan rampung pada kuartal pertama 2027 dan mulai beroperasi di Fakfak, Papua pada kuartal kedua hingga ketiga 2027.

Kapal FLNG yang tengah dikerjakan memiliki kapasitas produksi hingga 1,2 juta metrik ton LNG per tahun, dengan nilai investasi sekitar US$963 juta. Kehadiran fasilitas ini akan menjadi yang pertama di Indonesia sekaligus FLNG yang kesembilan di dunia.

Pembangunan FLNG ini berawal dari kesepakatan yang ditandatangani pada Juni 2024 antara Genting Group melalui anak usahanya, Layar Nusantara Gas, dan Wison New Energies. Nantinya, FLNG akan menerima pasokan gas dari Lapangan Asap Kido Merah, Blok Kasuri yang dikelola oleh Genting Oil Kasuri yang diproyeksikan memproduksi 330 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) mulai 2027.

Tidak hanya masuk di midstream, RAJA melalui PT Raharja Energi Negeri, anak usaha PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mengambil alih 5% hak partisipasi Wilayah Kerja Kasuri dari Genting Oil Kasuri Pte Ltd. Nilai transaksi dari akuisisi tersebut sebesar US$9,64 juta.

Raharja Energi dan Genting Oil Kasuri telah melaksanakan pemenuhan kesepakatan atas Farm Out Agreement dan Joint Operation Agreement.

“Pelaksanaan kesepakatan dengan Genting Oil merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk memperkuat portofolio usaha di sektor minyak dan gas bumi melalui Raharja Energi Negeri,” kata Supriyanti Priandini, Sekretaris Perusahaan RATU.(AT)