Dunia Energi Logo Jumat, 24 November 2017

GE-Baker Huges Berkolaborasi Bentuk Perusahaan Patungan 

JAKARTA – GE Oil and Gas dan Baker Hughes secara resmi membentuk unit usaha baru yang dinamakan BHGE. Perusahaan baru hasil penggabungan usaha tersebut diklaim menjadi perusahaan pertama dan satu-satunya di dunia yang menawarkan solusi terlengkap–dari perangkat industri, layanan hingga solusi digital terbaik pada seluruh aspek sektor minyak dan gas bumi.

Jeffrey Immelt, Chairman dan CEO GE mengatakan, BHGE membantu pelanggan menjadi lebih produktif di segala siklus. Kesepakatan antara GE dan Baker Hughes akan memperluas kerangka digital pelaku usaha di sektor minyak dan gas dengan cara yang tidak pernah dilihat sebelumnya.

“Penyelesaian transaksi kesepakatan tersebut menandakan munculnya era baru di sektor industri. Saya sangat bangga dengan fokus, dedikasi, ketekunan yang berujung pada penyelesaian yang prosesnya hanya memakan waktu delapan bulan,” kata Immelt, Senin (10/7).

BHGE dalam usahanya akan berfokus pada melayani seluruh mata rantai aktivitas sektor minyak dan gas bumi, dari hulu, distribusi atau transportasi hingga ke hilir.

“Portofolio tersebut memposisikan BHGE menciptakan sumber daya nilai yang baru, meningkatkan produktifitas dan memprediksi efisiensi melalui perangkat dan tawaran pelayanan yang terintegrasi,” ungkap Immelt dalam keterangan tertulisnya.

Penerapan digital dan teknologi yang canggih pada sektor minyak dan gas bumi membantu meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. BHGE akan menggunakan perangkat lunak berbasis komputasi awan, manufakturter depan, dan solusi pabrik yang canggih untuk membantu pelanggan memanfaatkan kesempatan ini – memperkecil risiko dan meningkatkan produktivitas dalam kegiatan operasional.

Menurut Immelt, BHGE mewarisi pengalaman lebih dari 125 tahun dan berkembang melayani pelanggan di lebih dari 120 negara. Baik Baker Hughes maupun GE sama-sama memiliki komitmen terhadap integritas, inovasi, sederhana dan keberagaman yang telah diakui oleh dunia. “BHGE meneruskan komitmen terhadap prinsip-prinsip tersebut,” kata dia.

Lorenzo Simonelli, President dan CEO Baker Hughes GE, mengungkapkan perubahan di industri minyak dan gas bumi adalah sesuatu yang wajar. BHGE diyakini mampu bertahan di sektor minyak dan gas bumi yang menghadapi ketidakpastian.

“Produk yang kami tawarkan berbeda dengan yang ditawarkan oleh perusahaan lain pada seluruh mata rantai sektor industri, serta membantu pelanggan kami meningkatkan produktifitas, sekaligus memperkecil biaya dan risiko,” tandas Simonelli.(RI)

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)