KARAWANG– Sekira 100 orang—mayoritas pria– berkumpul dan duduk di dalam tenda warna putih ukuran 15 X 25 meter di samping gudang tempat pengolahan rumput laut milik Koperasi Mina Agar Makmur pada pagi jelang siang di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Rabu (25/9). Mayoritas mengenakan kaos warna merah, sisanya warna biru. Wajah mereka tampak cerah-ceria.

Hari itu, PT Pertamina EP (PEP) Asset 3 Tambun Field, unit bisnis PT Pertamina EP–anak usaha PT Pertamina (Persero) kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas—meresmikan program “Seanergy Pesisir Berseri”. Ini adalah program pengembangan masyarakat yang dilakukan PEP Asset 3 Tambun Field bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Sesuai visi dan misi perusahaan, Pertamina EP memiliki komitmen tinggi, selain menjaga ketahanan energi nasional melalui produksi migas, kami pun tak melupakan dan selalu konsisten dalam tanggungjawab terhadap lingkungan, termasuk masyarakat,” ujar Ceppy Agung Kurniawan, PEP Asset 3 Tambun Field Manager dalam sambutan saat peresmian program “Seanergy Pesisir Berdikari”.

Ceppy mengatakan, program “Seanergy Pesisir Berdirikari” terdiri atas empat rangkaian kegiatan. Pertama, peresmian gudang Koperasi Mina Agar Makmur. Kedua, peresmian Dapur Kreatif Anugerah Pertiwi. Ketiga, peluncuran aplikasi Seanergy . Keempat, deklarasi serta penandatanganan komitmen Karawang Bebas Pernikahan Dini dan Kekerasan Perempuan, Anak Semakin Maju dan Mandiri (Karawang Berseri).

Sejumlah pemangku kepentingan hadir pada peresmian program “Seanergy Pesisir Berdikari” PEP Asset 3 Tambun Field, yaitu Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Pengujian Penerapan Hasil Perikanan (BBP2HP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Wahidin; Direktur
PT Agarindo Bogatama—produsen tepung agar-agar “Swalllow’– Soerianto Kusnowirjono, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karawang Hendro Subroto, serta perwakilan dari Polres dan Kodim Karawang.

Ceppy mengatakan gudang rumput laut yang dibangun di Desa Sedari merupakan pengembangan Koperasi Mina Agar Makmur. Sebelumnya Koperasi Mina Agar Makmur hanya memiliki satu gudang di Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya. Namun, produksi rumput laut yang terus meningkat setiap tahun membuat kapasitas gudang Koperasi Mina Agar Makmur sudah tidak mampu lagi menampung lagi.

“Melihat kondisi tersebut, kami berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar memberikan bantuan gudang rumput laut di Desa Sedari. Gudang baru rumput laut ini merupakan bentuk ekspansi mitra binaan Pertamina Asset 3 Tambun Field agar penerima manfaat program semakin luas,“ ujar Ceppy.

Selain peresmian gudang baru, PEP 3 Tambun Field juga meluncurkan aplikasi Seanergy guna mendukung sistem pencatatan kegiatan Koperasi Mina Agar Makmur. Sebelumnya pencatatan koperasi masih manual. Data-data koperasi kurang tercatat dengan baik menggunakan sistem manual. “Dengan aplikasi Seanergy data koperasi dapat terdokumentasi dan tertata dengan baik,” ujar Novian Arie Purnomo, Sekretaris Koperasi Mina Agar Makmur.

Ceppy Agung berharap dengan adanya aplikasi Seanergy, data-data koperasi dapat terintegrasi dalam perangkat digital sehingga tidak khawatir akan kehilangan data. “Koperasi Mina Agar Makmur ini sangat berhasil, saat ini karyawan Koperasi menjadi pekerja dengan upah per bulan tertinggi di Indonesia,” ujar Ceppy berseri-seri.

Usup Supriatna, Ketua Koperasi Mina Agar Makmur, sangat berterima kasih dan mengapresiasi bantuan yang telah diberikan oleh PEP Asset 3 Tambun Field sejak 2015. Usup berharap adanya gudang baru, produksi kelompok dapat terus meningkat. Dia juga mengaku senang karena telah dibuatkan aplikasi Seanergy. “Dengan adanya aplikasi ini, pengelolaan data petani tambak dan produksinya akan menjadi sistematis,” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Usup Supriatna, Ketua Koperasi Mina Agar Makmur. (foto: dokumentasi Pertamina EP)

Soerianto Kusnowirjono, Direktur Agarindo, mengapresiasi dukungan yang diberikan PEP Asset 3 Tambun Field kepada Koperasi Mina Agar Makmur. Apalagi, Agarindo menjadi pembeli 100% produk rumput laut yang dihasilkan Koperasi Mina Agar. “Koperasi memasok 1.500 ton rumput laut kering ke Agarindo setiap tahun. Ini sekitar 10% dari total kapasitas produksi kami yang berkisar 15.000-18.000 ton per tahun,” katanya.

Olahan Rumput Laut

Sebagai bentuk komitmen untuk terus menebarkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PEP Asset 3 Tambun Field juga meresmikan program pemberdayaan masyarakat baru yakni Program Olahan Rumput Laut dengan sasaran Kelompok Anugerah Pertiwi yang berada di Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya, Karawang. Bekerjasama dengan BBP2HP Kementerian Perikanan dan Kelautan, kelompok yang sebagian besar anggotanya terdiri dari ibu-ibu ini kini mampu membuat olahan rumput laut jenis Glacilaria sp berupa Agar Strip. Agar Strip merupakan makanan yang mengandung serat tinggi dan cocok dijadikan menu diet. Makanan tersebut banyak dipasarkan di luar negeri seperti Jepang dan Cina.

“Agar Strip yang dihasilkan Kelompok Anugerah Pertiwi merupakan produk Agar Strip pertama dan satu-satunya yang diproduksi di Indonesia,” ujar Wahidin, Pelaksana Tugas Kepala BBP2HP Kementerian Perikanan dan Kelautan.

Selain itu, demi mendukung Program Karawang Bebas Pernikahan Dini dan Kekerasan Perempuan, Anak Semakin Maju dan Mandiri (Karawang Berseri), segenap tim manajemen, pekerja dan mitra binaan yang hadir dalam acara tersebut melakukan deklarasi dan penandatanganan komitmen pencegahan kekerasan perempuan dan anak.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal dari tim internal dan mitra binaan untuk turut mendukung program Pemerintah Kabupaten Karawang dalam rangka mewujudkan perlindungan terhadap perempuan dan Kota Layak Anak,” ujar Ceppy.

 

Pengolahan rumput laut di Kecamatan Tirtajaya, Karawang di bawah binaan Pertamina EP Asset 3 Tambun Field. (foto: dokumentasi Pertamina EP)

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam bidang implementasi pemberdayaan masyarakat, komitmen Pertamina EP Asset 3 Tambun Field sudah diakui oleh berbagai pihak independen. Hal tersebut terbukti dengan diraihnya berbagai macam penghargaan antara lain predikat emas PROPER Kementerian Lingkungan Hidup pada 2018 serta penghargaan Indonesian Sustainability Development Goals Award 2019.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang tersebut ditutup dengan peninjauan Dapur Kreatif, tempat pengolahan rumput laut Kelompok Anugerah Pertiwi. Dalam peninjauan, Ceppy menungkapkan harapannya agar perusahaan, pemerintah dan masyarakat dapat terus bersinergi sehingga program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan dan dirasakan manfaaatnya oleh masyarakat. (DR)