JAKARTA – Kedua kapal Pertamina International Shipping (PIS) yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PIS terus memonitor secara saksama perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz.

Vega Pita, Pjs. Corporate Secretary Pertamina International Shipping (PIS), menyatakan perusahaan terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian dan otoritas berwenang, sambil tetap menyiapkan perencanaan pelayaran (passage plan) yang aman.

“Prioritas utama perusahaan adalah keselamatan seluruh awak kapal, keamanan kapal, serta muatannya. Kami berharap kondisi di jalur tersebut segera membaik dan kondusif agar kapal Pertamina Pride serta Gamsunoro dapat segera melanjutkan pelayaran dengan aman,” kata Vega dalam keterangannya, Minggu (19/4).

Amerika Serikat lagi-lagi jadi biang kerok ditutupnya Selat Hormuz, padahal Iran sempat membuka selat tersebut dan mengizinkan kapal-kapal komersial untuk melintas. Kini kondisi selat Hormuz kembali terbatas bagi kapal-kapal yang menang mendapatkan izin khusus melintas dari Iran. (RI)