JAKARTA – Setelah melangsungkan masa penawaran awal atau book building pada 18 hingga 25 September 2023, dan telah memperoleh izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 September 2023, PT Barito Renewables Energy Tbk menunjuk PT BNI Sekuritas sebagai Lead Underwriter untuk Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO). Barito Renewables Energy akan melakukan Penawaran Umum pada 3 – 5 Oktober 2023 dan melantai di Bursa Efek Indonesia pada 9 Oktober 2023.

Barito Renewables Energy dengan kode saham BREN, merupakan perusahaan induk berbasis di Indonesia dan merupakan bagian dari Grup Barito Pacific. Melalui entitas anaknya Star Energy Geothermal Group, BREN menjadi salah satu produsen listrik tenaga panas bumi terkemuka di Indonesia. Saat ini BREN mengoperasikan tiga aset panas bumi yang berlokasi di Jawa Barat, dengan total kapasitas terpasang sebesar 886 MW, mewakili sekitar 38% pangsa pasar di Indonesia.

BNI Sekuritas dalam keterangan tertulisnya menyebut bahwa sebagai satu-satunya Lead Underwriter yang dipilih mencerminkan kepercayaan BREN terhadap kemampuan dan komitmen BNI Sekuritas dalam mendampingi dan mengantarkan BREN untuk dapat melantai di Bursa Efek Indonesia.

Sebagai Underwriter yang telah memiliki pengalaman ekstensif, salah satunya pada sektor energi terbarukan, BNI Sekuritas mendukung penuh aksi korporasi yang dilakukan oleh BREN. BREN diketahui memiliki komitmen jangka panjang dalam menyediakan energi yang lebih bersih dengan emisi yang lebih rendah sebagai kontribusi positif terhadap target Indonesia dalam mencapai Net Zero Emission (NZE).

“Sebagai Lead Underwriter, BNI Sekuritas berharap para investor menunjukkan antusiasme yang positif sehingga bersama kita semua dapat menciptakan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan berlandaskan pada prinsip Environmental, Social, and Corporate Governance (ESG),” kata Nieko Kusuma, Direktur Investment Banking BNI Sekuritas, Rabu (4/10).

BREN menawarkan 4.015.000.000 saham baru atau sebesar 3% dari dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum Perdana, dengan harga penawaran sebesar Rp780,- dan jumlah nilai Penawaran Umum secara keseluruhan sebesar Rp3,13 triliun menjadikan BREN sebagai perusahaan sektor energi terbarukan dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di BEI.(AT)