JAKARTA – Pembangkit listrik milik PLN MCTN kembali beroperasi setelah sebelumnya menjalani proses perbaikan turbin. Kondisi ini disambut baik semua pihak termasuk Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas mengungkapkan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) mulai dihidupkan pada kamis dini hari dan kini sedang menjalankan proses inreyen.”Setelah jumat kemarin dilaksanakan sertijab Dirut MCTN, akhirnya subuh (13/8) tadi jam 04.54 Pembangkit Listrik MCTN hidup dan saat ini sedang inreyen (pemanasan),” kata Djoko dalam keterangannya kepada Dunia Energi, Jumat dini hari (14/8).

Menurutnya, proses tersebut diharapkan berjalan lancar sehingga pembangkit dapat beroperasi penuh mulai Sabtu. Beroperasinya pembangkit MCTN menjadi bagian penting untuk mendukung kegiatan operasi hulu migas PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Blok Rokan.

Kembalinya pembangkit MCTN diharapkan segera memberikan dampak terhadap produksi minyak karena PHR bisa melakukan berbagai program peningkatan produksi serta bakal aktifinya lagi ribuan pompa angguk yang mati akibat ketiadaan listrik saat pembangkit rusak.

“Mohon doa semoga lancar sehingga besok bisa gas poll steam untuk EOR Duri, operasi steam flood mulai produksi, pompa-pompa angguk mulai hidurp produksi PHR mulai naik,” ungkap Djoko.

Pengoperasian kembali fasilitas pembangkit tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan listrik dan uap (steam) merupakan bagian integral dari kegiatan produksi minyak di Lapangan Duri, blok Rokan.