JAKARTA – PT PAL Indonesia menandatangani kontrak pengadaan Kapal Geomarine V bersama Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan (BBSPGL), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Pemasaran PAL Indonesia, Wiyono Komodjojo, bersama Sri Ghozali Abiyoso selaku Kuasa Pengguna Anggaran BBSPGL.
Direktur Pemasaran PAL Indonesia, Wiyono Komodjojo, mengungkap pembangunan Geomarin V menunjukkan semakin luasnya kontribusi industri galangan kapal nasional dalam mendukung kebutuhan strategis negara, tidak hanya pada sektor pertahanan, tetapi juga riset, eksplorasi, dan pengelolaan sumber daya kelautan nasional.
“Sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia membutuhkan kemampuan survei dan pemetaan laut yang kuat untuk mendukung eksplorasi sumber daya alam, mitigasi bencana, hingga penguatan ketahanan energi nasional,” ujar Wiyono usai penandatanganan kontrak, (19/5/2026).
Di kesempatan yang sama, Plt. Kepala Badan Geologi, Dr Lana Saria, menyampaikan Indonesia memiliki potensi besar di sektor minyak dan gas (migas), mineral, hingga batubara yang sebagian besar berada di wilayah laut dan masih membutuhkan penguatan survei geologi secara menyeluruh.
“Selama ini kegiatan survei masih banyak bertumpu pada Geomarine III yang telah beroperasi lebih dari 10 tahun dengan kapasitas yang terbatas. Karena itu, kehadiran Geomarine V diharapkan mampu mengoptimalkan tugas Badan Geologi dalam melakukan survei dan pemetaan geologi kelautan nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh proses hilirisasi sumber daya alam nasional berawal dari data dan survei geologi yang kuat. Oleh sebab itu, pembangunan Geomarin V tidak hanya menjadi pembangunan sebuah kapal, tetapi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung pembangunan maritim Indonesia yang berkelanjutan.
Kapal Geomarin V sendiri dirancang sebagai kapal survei multifungsi yang akan digunakan untuk mendukung pemetaan geologi dasar laut, eksplorasi sumber daya energi, mitigasi bencana kelautan, hingga pengumpulan data geologi laut secara terintegrasi. Pembangunan kapal ini juga ditetapkan sebagai salah satu program prioritas Kementerian ESDM yang pelaksanaannya akan dimonitor dan dievaluasi secara berkala.
Melalui pembangunan Geomarin V, PAL Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan produk maritim nasional yang mampu mendukung kepentingan strategis Indonesia, mulai dari pertahanan, riset, eksplorasi sumber daya alam, hingga penguatan ketahanan energi nasional. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan industri nasional mampu memperkuat kemandirian teknologi maritim Indonesia demi masa depan ekonomi kelautan yang lebih maju dan berdaya saing.



Komentar Terbaru