Dunia Energi Logo Kamis, 23 November 2017

Pemerintah Ancam Putus Kontrak AKR Salurkan BBM

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan program BBM satu harga secara nasional harus dijalankan setiap badan usaha yang telah ditunjuk secara resmi oleh pemerintah. Salah satu dari dua badan yang telah ditunjuk yakni PT AKR Corporindo Tbk diminta turut serta dalam program yang mulai diinisiasi Presiden Joko Widodo sejak akhir tahun lalu itu.

AKR bersama PT Pertamina (Persero) ditunjuk untuk menyalurkan BBM penugasan solar dengan cetane 45 dan BBM jenis premium dengan RON 88.

Ignasius Jonan, Menteri ESDM, mengatakan Pertamina dan AKR mau tidak mau wajib mengikuti program BBM satu harga, jika tidak sanksi tegas dipastikan akan menanti.

“Tadi pagi saya panggil pemilik AKR, saya kasih tahu harus juga ikut program pemerintah BBM satu harga. Kalau tidak ikut saya keluarkan dari program penyaluran solar catane 48 dan premium Ron 88. Jadi tolong diterapkan,” kata Jonan di Jakarta, Senin (5/6).

Pada 2017, AKR melalui sekitar 137 lembaga penyalur mendapat alokasi penyaluran solar dari Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas sebanyak 300 ribu kilo liter (KL). Alokasi solar tersebut didistribusikan di wilayah Sumatera Utara, Lampung, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

Menurut Jonan, program BBM satu harga secara nasional membutuhkan dana yang tidak sedikit. Untuk itu, AKR diharapkan bisa menerapkan strategi subsidi silang seperti yandg dilakukan Pertamina. Subsidi silang bertujuan untuk membangun berbagai infrastruktur yang dibutuhkan dalam program BBM satu harga.

“Boleh buat SPBU atau SPBG di tempat lain, saya oke. Kalau mau supaya biayanya cross subsidi,” kata dia.

Hingga saat ini tercatat sudah 12 wilayah baru yang menikmati harga BBM yang sama dengan yang ditetapkan pemerintah. Keduabelas wilayah tersebut sebagian besar berada di kawasan timur Indonesia.(RI)

Wilayah Baru BBM Satu Harga
1. Pulau-pulau Batu, Nias Selatan, Sumatera Utara
2. Siberut Tengah, Mentawai, Sumatera Barat
3. Karimun Jawa, Jepara, Jawa Tengah
4. Raas, Sumenep, Jawa Timur
5. Labuhan Badas, Sumbawa, NTB
6. Waingapu, Sumba Timur, NTT
7. Long Apari, Mahakam Hulu, Kalimatan Timur
8. Wangi-wangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara
9. Moswaren, Sorong Selatan, Papua Barat
10.Morotai Utara, Morotai, Maluku Utara
11.Distrik Paniai Barat, Paniai, Papua
12.Jagoi Babang, Bengkayang, Kalimantan Barat

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)