Dunia Energi Logo Minggu, 17 Desember 2017

Laba Bersih Bumi Resources Meningkat Signifikan

JAKARTA– PT Bumi Resources Tbk (BUMI), perusahaan pertambangan batubara salah satu terbesar nasional, mencatatkan laba bersih pada periode Januari-September 2017 menjadi US$ 238,54 juta atau sekitar Rp3,18 triliun (kurs Rp 13.350 per dolar AS). Pencapaian laba bersih ini naik signifikan dibandingkan periode sama 2016 yang sebesar US$ 52,8 juta atau sekitar Rp704,88 miliar.

Keterbukaan informasi Bumi Resources yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada 30 November 2017 menunjukkan peningkatan pendapatan perusahaan lebih ditopang oleh adanya penghasilan lain-lain yang diperoleh perusahaan. Penghasilan lain itu adalah laba neto entitas asosiasi dan ventura bersama yang mencapai US$ 204,37 juta, naik dibandingkan periode sama 2016 yang hanya US$ 29,05 juta.

Laba neto entitas asosiasi dan ventura bersama itu antara lain berasal dari PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia, dua perusahaan pertambangan batubara yang sahamnya dikuasai masing-masing 51% oleh Bumi Resources. Padahal, pendapatan Bumi Resources pada periode hingga kuartal III 2017, justru turun menjadi US$ 17,36 juta dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 18,1 juta. Di sisi lain, beban usaha justru malah naik menjadi US$ 30,19 juta dibandingkan US$ 20,89 juta.

Merujuk laporan keuangan Bumi Resources yang belum diaudit (unaudit) tersebut, kas dan bank Bumi tercatat US$ 14,86 juta, naik dari US$ 5,56 juta. Perseroan mencatatkan peningkatan arus kas dari aktivitas investasi menjadi US$ 150,37 juta berbanding US$ 39,5 juta. Sementara itu, arus kas neto untuk aktivitas operasi tercatat US$ 138,24 juta, naik dari US$ 35,59 juta.

Bumi Resources, yang terafiliasi dalam kelomok usaha Bakrie, juga mencatatkan penurunan kewajiban dari semula US$ 5,88 miliar menjadi US$ 2,77 miliar. Utang jangka panjang berhasil diturunkan cukup signifikan dari US$ 5,12 miliar menjadi US$ 2,54 miliar. Utang jangka pendek juga menurun tajam dari US$ 764,26 juta menjadi US$ 235,08 juta. (DR)

Berikan kami pemikiran anda

(dimulai dengan http://)