JAKARTA — PT Pertamina EP melakukan tajak (spud) Sumur Eksplorasi Northeast Tugu (NET)-001 pada 20 September 2026. Pengeboran sumur ini menjadi bagian dari rangkaian pengeboran dua sumur eksplorasi di area Jatibarang pada 2026.

Djoko Siswanto, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengatakan, kegiatan eksplorasi tersebut merupakan bagian dari upaya menemukan cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional.

Sumur NET-001 berlokasi di Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Sumur tersebut akan dibor secara vertikal menggunakan Rig PDSI #15.3/N110-M berkapasitas 1.500 HP dengan target kedalaman akhir 2.353 meter measured depth (mMD) atau 2.210 meter true vertical depth subsea (TVDSS).

Menurut Djoko, pengeboran Sumur NET-001 ditujukan untuk menguji dan mengevaluasi potensi kandungan migas pada Formasi Lower Cibulakan dan Upper Cibulakan, yang terdiri atas reservoir karbonat dan sandstone.

“Adapun estimasi sumber daya yang ditargetkan dari prospek tersebut mencapai 18,9 juta barel minyak dan 15 miliar cubic feet (BCF) gas,” kata Djoko dalam keterangannya kepada Dunia Energi, Senin (21/9).

Program pengeboran sumur eksplorasi ini direncanakan berlangsung selama 111 hari. Kegiatan tersebut mencakup fase mobilization rig up (MIRU) hingga rig down and move out (RDMO) selama 23 hari, fase pengeboran selama 42 hari, serta fase drill stem test (DST) selama 46 hari untuk tiga interval DST.

Djoko menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan eksplorasi tidak hanya berorientasi pada pencapaian target sumber daya, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan, operasional, waktu, dan biaya.

“Harapannya operational excellence meliputi aspek keselamatan, operasional, durasi hari dan biaya, maupun hasil pengeboran berupa pembuktian kandungan migas sesuai target dapat tercapai,” kata Djoko.

Pengeboran Sumur NET-001 diharapkan dapat memberikan tambahan informasi mengenai potensi hidrokarbon di area Jatibarang sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan kegiatan eksplorasi untuk mendukung ketahanan dan pemenuhan kebutuhan energi nasional.