JAKARTA – Keandalan perusahaan tambang tidak hanya diukur dari besarnya volume pekerjaan yang diselesaikan, tetapi juga dari disiplin menjaga keselamatan dan kontribusinya bagi komunitas sekitar. Health, Safety, and Environment (HSE) yang kuat dan Corporate Social Responsibility (CSR) yang terarah kini menjadi cermin kualitas tata kelola sekaligus tanggung jawab moral korporasi.
Berkat keberhasilan dalam mengelola keselamatan dan keberlanjutan di wilayah operasinya, PT Cipta Kridatama meraih Gold Winner kategori Keselamatan Operasi Pertambangan pada Indonesia Mining Services Award (IMSA) 2026 yang diselenggarakan Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) di Bali, belum lama ini. Dalam momentum berbeda, anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM) ini juga membawa pulang predikat TOP CSR Awards 2026 Star 3 dari Majalah TOPBusiness atas kiprah program tanggung jawab sosial yang dinilai berdampak nyata bagi masyarakat.
Dua penghargaan itu menandai bahwa daya saing CK tidak hanya ditopang produktivitas operasi, tetapi juga disiplin tata kelola, budaya keselamatan, dan keberlanjutan program sosial. Di sektor jasa pertambangan, kombinasi ini kian penting ketika pelaku usaha dituntut menjaga keandalan operasi sekaligus menghadirkan manfaat terukur di sekitar wilayah kerja.
Pada penilaian IMSA 2026, kekuatan CK tercermin dari capaian keselamatan yang terukur. Sepanjang 2025, CK membukukan 42.197.090 jam kerja, mempertahankan zero fatality selama tiga tahun berturut-turut sejak 2023, serta mencatat frequency rate yang tetap berada di bawah ambang batas industri. Empat site operasional CK di Sumatra dan Kalimantan juga menerima penghargaan Zero Accident pada 2025, menegaskan bahwa disiplin keselamatan dijalankan konsisten di lapangan.
Kemenangan CK pada IMSA 2026 turut ditopang inovasi safety di lapangan, salah satunya melalui fatigue-triggered auto-braking system yang dikembangkan bersama mitranya. Teknologi ini mampu mendeteksi kelelahan operator dan memicu pengereman otomatis, dengan kemampuan menghentikan truk bermuatan dari kecepatan 50 km per jam dalam jarak kurang dari 30 meter. Dari sisi SDM, CK juga memperkuat keselamatan lewat program Advance Development Operator Program (ADOP), Training Need Analysis, serta tingkat sertifikasi kompetensi 99%–100% pada pengawas dan tenaga teknis.
CK menjalankan standar operasi yang ditopang sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001. Struktur K3LH yang terintegrasi dan evaluasi berkelanjutan menjadi fondasi yang membuat keselamatan hadir sebagai praktik harian, bukan sekadar slogan.
“Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis hanya bermakna jika dibangun di atas fondasi keselamatan yang aman dan bertanggungjawab. Tidak ada kompromi dalam hal keselamatan operasi karena itu menjadi prasyarat dasar setiap kegiatan usaha. Setiap insan yang bekerja di area tambang harus pulang dengan selamat ke keluarganya,” jelas Direktur PT Cipta Kridatama, Roni Setyawan.
Penghargaan IMSA 2026 juga mencerminkan investasi jangka panjang pada penguatan kompetensi, inovasi, teknologi keselamatan serta memperkuat pelaksanaan good mining practices di seluruh lini operasi CK di Sumatra dan Kalimantan.
Program Pupuk Organik untuk Petani
Sementara itu, penghargaan TOP CSR Awards 2026 Star 3 diraih karena perusahaan dinilai konsisten membangun program sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. CK Bersama mitranya di Kalimantan Selatan mengembangkan program Biotron atau Biochar Three in One, suatu inovasi pembuatan pupuk organik yang dirancang untuk memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
Implementasi Biotron telah berjalan di Kabupaten Tanah Bumbu serta wilayah operasional Borneo Indobara, dengan kolaborasi bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang dan Balai Penyuluh Pertanian Kusan Hulu. Sebelumnya, inisiatif tersebut juga memperoleh apresiasi nasional melalui Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2025 dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
“Cipta Kridatama akan terus memperluas skala program yang dibutuhkan oleh community melalui kolaborasi dengan berbagai pihak di wilayah operasi kerja kami. Yang kami lakukan ini menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan, standar keselamatan tinggi, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan bila dirancang dengan tata kelola yang konsisten dan orientasi manfaat jangka panjang,” lanjut Roni.
Dua penghargaan yang diraih pada 2026 itu sejalan dengan arah keberlanjutan Grup ABMM yang menempatkan best operations and services, people, health and safety, environmental impact and climate change, serta society sebagai pilar utama strategi usaha.
“Pengakuan atas kinerja HSE dan CSR yang dilakukan Grup ABMM ini bukanlah garis akhir, melainkan pengingat bahwa kepercayaan publik dibangun melalui hasil yang dapat diuji, operasi yang selamat, tata kelola yang kuat, serta kontribusi yang dirasakan masyarakat,” ujar Roni.


Komentar Terbaru