TANGERANG – Renault Trucks resmi memperkenalkan truk heavy duty terbarunya, K520 10×4 XTREM yang diberi nama BATIK 10X4, kepada pelanggan di Indonesia.

Truk tipper ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan logistik pertambangan Indonesia, terutama pengangkutan material mineral berdensitas tinggi seperti nikel, bijih besi, bauksit, emas, dan tembaga.

BATIK 10X4 diklaim mampu mengangkut beban hingga 60 ton. Kapasitas ini 35% lebih besar atau 19 ton lebih banyak per perjalanan dibandingkan truk 8×4 konvensional.

Dengan kapasitas tersebut, 3 unit truk 10×4 dapat memindahkan volume muatan yang setara dengan 4 unit truk 8×4. Artinya, operator bisa mencapai target produksi yang sama dengan jumlah armada dan pengemudi yang lebih sedikit.

“Renault Trucks K520 10×4 XTREM telah beroperasi di Afrika dan Amerika Selatan. Dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi di indonesia, kami yakin truk baru ini dapat sangat membantu pelanggan di Indonesia dalarn menurunkan biaya operasional mereka,” kata Olivier Farnault, Manager Indonesia, Renault Trucks International, saat peluncuran truk BATIK 10×4 dengan membawa pesan “Crafted for Indonesia“, di PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis(22/10/2026).

Meski kapasitasnya lebih besar, BATIK 10X4 beroperasi dengan siklus yang sama seperti truk 8×4. Keunggulannya, pengemudi dan mekanik tidak perlu adaptasi panjang karena menggunakan teknologi yang serupa dengan model 8×4.

Pengelolaan suku cadang pun lebih sederhana, karena komponennya sama dengan model 8×4, kecuali untuk suspensi pada poros kelima (fifth-axle).

Dikembangkan dari model 8×4 yang telah terbukti tangguh di medan tambang Indonesia, BATIK 10X4 mempertahankan desain ringkas yang menawarkan kelincahan, kemudahan manuver, dan kecepatan setara 8×4. Hal ini sejalan dengan pesan yang diusung:lebih cuan.

Lebih Aman dan Efisien

Dari sisi operasional, berkurangnya jumlah truk di lokasi kerja membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko insiden. Dari sisi safety, truk ini dilengkapi fitur AEBS dan EBS untuk performa pengereman yang kuat, serta inclinometer untuk membantu proses pembuangan muatan (tipping) yang lebih aman.

Secara biaya, K520 10×4 XTREM mampu menekan biaya per ton-kilometer hingga 12% dibandingkan model 8×4. Setiap unit dilengkapi garansi tiga tahun dengan cakupan penuh di tahun pertama, dan cakupan driveline di tahun kedua dan ketiga hingga 450.000 km.

Renault Trucks juga memberikan layanan telematika OptiFleet gratis selama tiga tahun, mencakup fitur MAP, Check, Health, Safety, dan Driver ID.

Penggunaan armada yang lebih sedikit juga berdampak pada lingkungan. Memindahkan volume yang sama dengan truk lebih sedikit dapat membantu mengurangi emisi CO2 per ton muatan, sekaligus meminimalkan kemacetan dan debu di sekitar area operasional.

PT Indo Traktor Utama, anak perusahaan Indomobil Group yang merupakan distributor resmi Renault Trucks di Indonesia, menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan penjualan, suku cadang asli, dan purna jual melalui jaringan nasional.

Renault Truck BATIK 10X4 diklaim mampu memindahkan volume yang sama dengan jumiah truk yang lebih sedikit dapat membantu mengurangi emisi CO, per ton material yang diangkut, sekaligus mengurangi kemacetan dan debu di sekitar lokasi operasional serta komunitas di sekitarnya.

“Bagi kami, BATIK 10X4 bukan henya tentang memindahkan lebih banyak material dalam setiap perjalanan; tetapi juga tentang membantu pelanggan mendapatkan nilai lebih dari setiap perjalanan. Dengan muatan hingga 35% lebih banyak per perjalanan dan potensi penurunen biaya per ton-kilometer hingga 12% dibandingkan 8×4, Renault Trucks K520 10×4 XTREM mewujudkan konsep LEBIN CUAN’ kami,” kata Sudiono Widjaja, Chief Operating Officer, PT indo Traktor Utama.(RA)