JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melalui Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, terus memantau perkembangan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah kerja Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di seluruh Indonesia.
Berdasarkan laporan harian Kelompok Kerja K3LL Divisi Penunjang Operasi SKK Migas per 26 Agustus 2026 yang didapatkan Dunia Energi, sebanyak 61 wilayah kerja (68%) berada dalam status Aman, 19 wilayah (21%) Waspada, 6 wilayah (7%) Siaga, dan 4 wilayah (4%) berstatus Tanggap Darurat.
Angka wilayah berstatus Tanggap Darurat ini menunjukkan dinamika jika dibandingkan data sehari sebelumnya (25 Agustus 2026) yang mencatatkan 6 wilayah Tanggap Darurat.
SKK Migas mengimbau seluruh perwakilan daerah dan tim K3LL di lapangan untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan guna menjamin keselamatan pekerja serta menjaga kelancaran operasional produksi migas nasional.
Daftar KKKS Berstatus Tanggap Darurat dan Siaga (Per 26 Agustus 2026):
| No. | KKKS | Perwakilan | Status Karhutla |
| 1 | PT Bumi Siak Pusako | Sumbagut | Tanggap Darurat |
| 2 | PT Sele Raya Belida | Sumbagsel | Tanggap Darurat |
| 3 | PEP Prabumulih | Sumbagsel | Tanggap Darurat |
| 4 | BP Berau | Pamalu | Tanggap Darurat |
| 5 | PHR Zona Rokan | Sumbagut | Siaga |
| 6 | Pertamina EP Regional 1 Zona 4 Limau Field | Sumbagsel | Siaga |
| 7 | Pertamina EP Zona 4 Ramba Field | Sumbagsel | Siaga |
| 8 | PEP Jambi Field | Sumbagsel | Siaga |
| 9 | PHE Sanga Sanga | Kalsul | Siaga |
| 10 | Pertamina Hulu Mahakam | Kalsul | Siaga |





Komentar Terbaru