LUWUK – Donggi Senoro LNG (DSLNG) melakukan pengapalan LNG ke terminal LNG Futsu, Tokyo Jepang tepat pada hari kemerdekaan ke 81 Republik Indonesia 17 Agustus 1945. Kargo LNG tersebut diangkut menggunakan kapal LNG Maleo milik DSLNG untuk dibawa ke konsumennya yakni JERA.
Dunia Energi melihat langsung proses pengapalan LNG yang memakan waktu sekitar 40 hingga 42 jam di terminal LNG milik DSLNG.
Doni Rahmadana, Marine Superintendent DSLNG, mengungkapkan kapal LNG Maleo berkapasitas 126 ribu M3 dan akan terlebih dulu melalu inspeksi oleh tim dari DSLNG sebelum melakukan pengisian LNG ke kapal. “Kapal LNG Maleo berkapasitas 126 ribu M3 bersandar dan loading sekitar 40 jam akan dibawa LNG ke Futsu,” kata Doni ditemui di kawasan kilang DSLNG, Senin (17/8).
Kilang DSLNG merupakan salah satu kilang LNG di Indonesia yang masih beroperasi dari tiga fasilitas yang tersedia. Kapasitas produksi LNG dari DSLNG sebesar 2,1 juta ton per tahun (MTPA) dengan kapasitas pengolahan sebesar 355 MMscfd.
Untuk pengiriman JERA sendiri dilakukan setiap 10 hari sekali. Pengiriman sebenarnya tidak hanya ke Jepang tapi ada juga ke Korea Selatan. “Interval per 10 hari. kadang kita bawa ke domestik dan Korea Selatan,” kata Doni.
JERA sendiri sesuai dengan kontrak mendapatkan pasokan LNG sebesar 1 MTPA, diikuti Kyushu Electric Power Co. Inc sebesar 0,3 MTPA serta Kogas 0,7 MTPA.Sisanya untuk domestik biasanya diserap oleh PGN.




Komentar Terbaru