JAKARTA – Jajaran direksi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengalami perombakan mendadak setelah tiga petinggi sekaligus menyerahkan surat pengunduran diri. Mundurnya David Thomas Fowler, Jason Laurence Greive, dan Chrisanthus Supriyo dikonfirmasi perseroan lewat keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/6/2026).
“Pada tanggal 17 Juni 2026, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari 3 anggota Direksi Perseroan,” tulis manajemen MDKA dalam keterbukaan resmi.
Ketiga nama yang mundur terdiri dari dua warga negara Australia dan satu WNI. David Thomas Fowler, WNA Australia kelahiran 1966, telah menjabat Direktur sejak Desember 2014. Jason Laurence Greive, juga WNA Australia kelahiran 1973, baru setahun duduk sebagai Direktur setelah diangkat Juni 2025. Sementara Chrisanthus Supriyo, WNI kelahiran 1954, menduduki kursi Direktur sejak Januari 2022.
Manajemen menegaskan pengunduran diri tersebut belum efektif. Sesuai Anggaran Dasar dan regulasi OJK, keputusan final ada di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
“Susunan manajemen yang baru akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan RUPS yang akan diselenggarakan Perseroan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas manajemen.
Belum diumumkan kapan RUPS digelar dan siapa calon pengganti ketiga direksi. MDKA juga tidak merinci alasan pengunduran diri secara serentak tersebut.
Mundurnya tiga direksi sekaligus menyisakan tanda tanya mengingat posisi mereka menyentuh lini strategis operasional tambang. David Thomas Fowler sebelumnya dikenal menangani pengembangan proyek, sementara Jason Laurence Greive baru masuk setahun lalu.


Komentar Terbaru