JAKARTA – Kapal-kapal tanker milik PT Pertamina Patra Niaga (PPN) jadi urat nadi alias kunci keandalan distribusi BBM ke seluruh penjuru wilayah Indonesia. Salah satunya MT Pertamina Halmahera yang merupakan kapal tanker kelas Suezmax dengan kapasitas besar.

Kapal ini memiliki deadweight tonnage (DWT) sekitar ±100.000–160.000 ton dan panjang kapal (length overall/LOA) mencapai ±240 meter. Kapal ini dirancang untuk mengangkut berbagai jenis BBM dalam satu pelayaran melalui sistem segregated cargo tank, serta dilengkapi teknologi keselamatan seperti inert gas system dan cargo monitoring system untuk memastikan operasional yang aman dan andal.

Dengan ukuran tersebut, MT Pertamina Halmahera setara dengan lebih dari dua lapangan sepak bola atau sekitar 60–70 mobil berjejer, menjadikannya salah satu kapal tanker besar yang beroperasi di perairan Indonesia.

Arif Yunianto, Direktur Armada Logistik PPN mengungkapkan kapal tanker berkapasitas besar memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.

“MT Pertamina Halmahera memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di Indonesia. Dengan kapasitas angkut yang besar, kapal ini menjadi bagian dari sistem logistik energi yang bekerja memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di berbagai wilayah,” kata Arif dalam keterangannya, Senin (18/5).

Dalam satu kali pelayaran, kapal ini mampu mengangkut hingga ±100.000–160.000 kiloliter BBM yang kemudian didistribusikan ke berbagai terminal energi di wilayah Sumatera, Jawa, hingga Indonesia Timur. Kapasitas tersebut menjadikan MT Pertamina Halmahera sebagai salah satu armada strategis dalam menjaga kontinuitas pasokan energi nasional.

Sebagai negara kepulauan, distribusi energi Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut. Dalam hal ini, kapal tanker berkapasitas besar memiliki peran penting sebagai penghubung antara terminal energi dan berbagai wilayah tujuan distribusi di seluruh Indonesia.

Nama “Halmahera” diambil dari salah satu pulau besar di Indonesia Timur yang merepresentasikan konektivitas antarpulau serta peran strategis wilayah maritim Indonesia. Penamaan ini mencerminkan fungsi kapal sebagai penghubung distribusi energi ke berbagai wilayah Nusantara.

Melalui pengoperasian MT Pertamina Halmahera, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan distribusi energi nasional, sekaligus memastikan konektivitas pasokan BBM tetap terjaga dari wilayah barat hingga timur Indonesia.

Arif juga menambahkan, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan armada laut sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.

“Kami berkomitmen memastikan distribusi energi berjalan aman, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” ujar Arif.