JAKARTA – Proyek pembangunan enam platform Sisi Nubi PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) di Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur, telah rampung seluruhnya. Seluruh platform dan 12 sumur yang dikembangkan dalam Proyek Sisi Nubi AOI 1-3-5 kini telah berhasil diproduksikan dengan aman dan sesuai target.

Djoko Siswanto, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mengatakan, capaian terbaru ditandai dengan dimulainya produksi sumur NB-501 dari platform keenam, yakni Platform WPN-5, pada 24 Agustus 2026.

“Alhamdulilah Proyek Pembangunan enam Platform Sisi Nubi PHM telah selesai seluruhnya, terletak pada Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur. Tanggal 24 Agustus 2026, Alhamdulillah telah dimulai Produksi sumur NB-501 dari Platform ke-6 proyek yaitu Platform WPN-5. Dari hasil test, menghasilkan produksi 6 MMscfd, yang tercatat sudah sesuai target produksi awal yang ditetapkan tim subsurface,” ujar Djoko dalam keterangannya kepada Dunia Energi, Selasa malam (1/9).

Menurut Djoko, produksi awal sumur NB-501 sebesar tersebut telah sesuai dengan target produksi awal yang ditetapkan tim subsurface. Capaian ini sekaligus memperkuat keberhasilan penyelesaian seluruh rangkaian pengembangan enam platform Sisi Nubi.

Sementara itu, untuk sumur kedua dari Platform WPN-5, yakni NB-502, saat ini sedang dilakukan pemasangan sand screen oleh tim Well Intervention. Proses Put on Production (POP) dengan sand filter direncanakan dilakukan setelah proses tersebut, dengan target produksi sesuai dengan prognosa pada limitasi mechanical screen.

Djoko mengatakan, milestone onstream Platform WPN-5 melanjutkan keberhasilan lima platform sebelumnya. Dengan selesainya platform keenam, seluruh platform dalam Proyek Sisi Nubi AOI 1-3-5 telah berhasil berproduksi.

“Milestone onstream Platform ini menyusul selesainya 5 platform sebelumnya, dan dengan demikian keseluruhan 6 Platform Proyek Sisi Nubi AOI 1-3-5 telah berhasil diproduksi dengan aman dan sesuai target, total dari 6 Platform & 12 sumur sebesar 120 mmscfd & 269 bopd,” kata Djoko.

Capaian tersebut menjadi salah satu kontribusi pengembangan lapangan migas di WK Mahakam dalam menjaga dan meningkatkan produksi migas nasional. Keberhasilan enam platform dan 12 sumur juga menunjukkan percepatan pengembangan lapangan dapat dilakukan secara aman dengan tetap menjaga pencapaian target produksi. (RI)