JAKARTA – PT Nusantara Regas (NR) membekali 70 warga Muara Angke yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan melalui Program Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana dan Objek Vital Nasional (Obvitnas) di Muara Angke, Jakarta Utara, pada Selasa (13/10). Kegiatan ini menghadirkan edukasi keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, sekaligus mengenalkan FSRU Nusantara Regas Satu sebagai infrastruktur energi strategis yang beroperasi di perairan sekitar aktivitas masyarakat pesisir.

Bagi masyarakat Muara Angke yang sehari-hari banyak beraktivitas di wilayah pesisir dan laut, kesiapsiagaan menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Pengetahuan mengenai risiko, langkah penyelamatan awal, hingga tindakan yang tepat dalam situasi darurat diharapkan dapat membantu masyarakat melindungi diri dan lingkungan di sekitarnya.

NR mengundang Dito Peyban Prastyo dari BASARNAS sebagai narasumber untuk memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan dan keselamatan menghadapi bencana. Materi disampaikan secara praktis melalui pemaparan, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab agar peserta lebih mudah memahami langkah awal yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.

Selain edukasi kebencanaan, NR juga memperkenalkan FSRU Nusantara Regas Satu sebagai Objek Vital Nasional (OBVITNAS) yang berperan penting dalam penyaluran gas untuk kebutuhan energi. Dari FSRU, gas dialirkan menuju daratan melalui jaringan pipa bawah laut sebelum kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat.

Bagi nelayan yang sehari-hari beraktivitas di laut, memahami keberadaan FSRU, jalur pipa bawah laut, serta batas aman di sekitarnya menjadi bagian penting dari keselamatan bersama. NR memberikan pemahaman mengenai Zona Terlarang Terbatas (ZTT) agar masyarakat mengetahui area yang perlu diperhatikan saat melaut. Dengan begitu, aktivitas masyarakat di perairan dapat tetap berlangsung dengan aman, sekaligus membantu menjaga keandalan fasilitas dan infrastruktur penyaluran gas.

Salah satu peserta, Warya, nelayan Muara Angke yang juga sebagai Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Lemadang Jaya, mengaku kegiatan ini memberinya pemahaman baru mengenai keselamatan saat beraktivitas di laut.

“Buat kami nelayan tradisional yang tiap hari melaut, informasi seperti ini sangat penting. Kami jadi mengetahui hal-hal apa saja yang harus disiapkan saat menghadapi kebencanaan. Tadi juga dijelaskan soal batas aman di sekitar FSRU yang merupakan bagian dari OBVITNAS, sehingga kami lebih tahu mana area yang diperbolehkan memancing,” kata Warya.

Upaya membangun kesiapsiagaan masyarakat tersebut juga sejalan dengan kontribusi NR terhadap Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini mendukung SDG nomor 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, serta SDG nomor 3 (Good Health and Well-being) melalui edukasi keselamatan dan tindakan awal yang dapat membantu mengurangi risiko terhadap kesehatan dan keselamatan.

Pandjie Galih Anoraga, Corporate Secretary PT Nusantara Regas, mengatakan bahwa kesiapsiagaan perlu dibangun sebelum kondisi darurat terjadi, terutama bagi masyarakat yang aktivitas kesehariannya dekat dengan kawasan pesisir dan fasilitas operasional.

“Kesiapsiagaan perlu dibangun sebelum kondisi darurat terjadi. Bagi kami, keselamatan masyarakat dan keandalan operasional harus berjalan beriringan. Karena itu, kami ingin masyarakat pesisir tidak hanya memahami langkah yang tepat saat menghadapi kondisi darurat, tetapi juga mengenali fasilitas energi dan batas aman di sekitar wilayah aktivitas mereka,” ujar Pandjie dalam keterangannya (14/10).

Kegiatan turut dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab, penyampaian pesan keselamatan, materi edukasi yang dapat dipelajari kembali oleh peserta, serta penyerahan paket kebutuhan pokok kepada masyarakat.

Melalui program ini, NR berharap masyarakat pesisir Muara Angke semakin siap menghadapi kondisi darurat sekaligus semakin memahami keberadaan fasilitas energi yang beroperasi di sekitar wilayah aktivitas mereka. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen NR untuk tumbuh berdampingan dengan masyarakat serta membangun lingkungan operasional yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

PT Nusantara Regas adalah afiliasi PT Pertamina (Persero) yang didirikan bersama PT Perusahaan Gas Negara, Tbk yang bertugas mengoperasikan Floating Storage & Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat di Perairan Teluk Jakarta dan Onshore Receiving Facilities Muara Karang, DKI Jakarta. Fasilitas ini menerima dan memproses LNG menjadi pasokan energi pembangkit listrik yang punya peran vital di Jakarta dan Jawa bagian barat.