JAKARTA — Upaya pemulihan produksi minyak di Blok Rokan terus dilakukan setelah gangguan pada fasilitas pembangkit listrik PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara (PLN MCTN) langsung berdampak pada kegiatan produksi. SKK Migas sebut perbaikan rotor dan kompresor pembangkit listrik PLN MCTN telah selesai dan peralatan tersebut kini dalam perjalanan menuju lokasi operasi di Riau.
Gangguan pada fasilitas pembangkit listrik MCTN sebelumnya menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penurunan produksi minyak di Wilayah Kerja Rokan pada awal 2026. Fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pasokan listrik untuk operasional lapangan dan fasilitas produksi yakni menggerakkan ribuan pompa angguk di sana.
Djoko Siswanto, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaku Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), mengatakan proses perbaikan komponen utama pembangkit telah rampung dan memasuki tahap pengiriman ke lokasi.
“Alhamdulilah Sabtu tanggal 20 Juni 2026 perbaikan & packing rotor & kompresor pembangkit listrik MCTN selesai dan tepat jam 14.30,” kata Djoko kepada Dunia Energi, Sabtu (20/6).
Selanjutnya rotor dan kompresor diberangkatkan menuju pelabuhan Tanjung Priok untuk kemudian kembali dikirim ke pelabuhan Riang dan lanjut menuju lokasi MCTN di Riau,” kata Djoko.
Penyelesaian perbaikan ini menjadi langkah penting untuk mengembalikan keandalan fasilitas penunjang produksi di Blok Rokan yang belum optimal sejak awal tahun. Padahal bloo Rokan adalah penopang utama produksi minyak nasional.
Herline Wulan Sari, Sekretaris Perusahaan PLN MCTN sebelumnya menegaskan bahwa manajemen dan tim teknis perusahaan sedari awal fokus pada perbaikan mengingat krusial dan pentingnya keberadaan pembangkit listrik MCTN bagi keberlanjutan produksi minyak blok Rokan. “Kami fokus, selesaikan perbaikan. Semoga bisa segera selesai, karena kami paham betul pembangkit ini sangat penting,” ujar Wulan.



Komentar Terbaru