DOHA – Industri manufaktur Indonesia mulai melakukan ekspansi di pasar global seperti yang dilakukan oleh PT Teknologi Rekayasa Katup atau TRK Valves yang menjadi satu-satu nya eksibitor industri manufaktur asal Indonesia dalam salah satu gelaran pameran energi terbesar di dunia, LNG 2026, Qatar 2–5 Februari 2026.
“Kehadiran TRK Valves di ajang ini bukan sekadar partisipasi biasa. Lebih dari itu, menjadi pembuktian bahwa produk rekayasa anak bangsa memiliki kualitas kelas dunia dan mampu bersaing di tengah ketatnya industri energi global,“ kata Direktur Utama PT Teknologi Rekayasa Katup Soni dalam keterangan persnya, Sabtu (6/2).
TRK Valves jadi satu-satunya manufaktur ball valve terintegrasi penuh di Indonesia, dengan seluruh proses utama. Mulai dari desain, rekayasa, machining, perakitan, hingga pengujian, dilakukan secara in-house.
TRK juga dikenal sebagai perusahaan custom build-to-order, di mana setiap katup dirancang sesuai kebutuhan spesifik aplikasi. Solusi ini menjadi tulang punggung berbagai sektor vital seperti Minyak & Gas, LNG, Panas Bumi (Geothermal), hingga Petrokimia.
Dalam LNG 2026, TRK Valves menampilkan spesialisasi Engineered Ball Valves, termasuk Single Block & Bleed (SBB) dan Double Block & Bleed (DBB). Produk TRK mencakup tipe floating hingga trunnion mounted, baik manual maupun otomatis (SDV, ESDV, BDV, dan MOV), termasuk aplikasi cryogenic yang menjadi kebutuhan utama industri LNG.
Keunggulan TRK tidak hanya terletak pada desain, tetapi juga penguasaan material mulai dari carbon steel hingga material exotic seperti nickel alloy, yaitu material dengan tingkat kompleksitas tinggi yang hanya dikuasai oleh sedikit manufaktur.
Seluruh produk TRK telah melalui proses rekayasa desain lanjutan menggunakan Finite Element Analysis (FEA) untuk memastikan ketahanan terhadap tekanan dan temperatur ekstrem sesuai standar internasional. TRK sukses mengikat kesepakatan strategis dengan mitra dari Qatar dan Oman.





Komentar Terbaru