JAKARTA – Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) memastikan agenda Musyawarah Nasional Luar Biasa pada Oktober 2026 bukan dipicu polemik internal. Sebaliknya, Munaslub menjadi wujud konsolidasi dan apresiasi terhadap kinerja kepengurusan saat ini.
Keberhasilan Norman Ginting selaku Pjs Ketua Umum menjadi alasan utama digelarnya Munaslub. Dalam waktu hanya 2 bulan, Norman berhasil menghidupkan kembali IndoEBTKE Conex 2026. Ajang ini kini tidak hanya menjadi pameran, tetapi juga forum strategis untuk mendorong perbaikan regulasi di sektor EBTKE.
“Keberhasilan ini patut kita hargai. Oleh karena itu, mari kita dukung penuh pelaksanaan Munaslub 2026 untuk melegitimasi posisi Pjs Ketua Umum menjadi Ketua Umum definitif, demi kelancaran roda organisasi ke depan,” kata Riki F Ibrahim, Dewan Pengawas METI, Senin(14/9)
Selain penguatan kepemimpinan, Munaslub 2026 juga menjadi titik balik perbaikan tata kelola keuangan METI.
Pengurus Harian bersama Dewan Pengawas sepakat menghentikan praktik pembiayaan operasional panitia dengan skema yang selama ini mirip Sisa Hasil Usaha atau SHU layaknya koperasi.
Sebagai organisasi profesi nirlaba, langkah ini disebut sebagai bentuk integritas dan etika organisasi.
“Kebijakan tata kelola yang baru ini selanjutnya akan kita bakukan secara transparan ke dalam ART dan SOP organisasi,” tegas Riki. Ini menjadi bukti METI serius berbenah menuju tata kelola yang akuntabel.
METI juga meluruskan peran Dewan Pengurus Harian sebagai jantung eksekutif organisasi. Struktur utamanya terdiri dari Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Bendahara.
Agar tidak terjadi tumpang tindih, perbaikan definisi dan batasan wewenang masing-masing jabatan akan dirumuskan dan disahkan pada agenda Munaslub 2027.
METI yang lahir dari paguyuban kini tumbuh menjadi rumah besar bagi para ahli energi terbarukan dan lingkungan.
Dengan semangat polemik yang produktif dan persatuan, METI menegaskan diri sebagai organisasi yang tangguh, adaptif terhadap perubahan zaman, dan siap mendukung penyempurnaan kepemimpinan bangsa di sektor energi.
Munaslub 2026 menjadi gerbang konsolidasi. Munaslub 2027 akan menjadi gerbang penguatan struktur. Dua langkah ini diharapkan membawa METI menjadi organisasi profesi yang lebih profesional, transparan, dan berdampak.(RA)




Komentar Terbaru