Publik digegerkan dengan aksi koboy Presiden Trump yang menangkap Presiden Nicolás Maduro dalam sebuah operasi militer pada 3 Januari 2026. Alasanya karena Maduro terkait dengan kartel narkoba. Namun, publik meyakini alasan AS lebih dari itu, sama dengan kasus terdahulu saat menggulingkan Presiden Libya Moammar Khadafi: Menguasai sumberdaya minyak!
Bagaimana profil negara Amerika Latin yang belum pernah lolos ke Piala Dunia ini? Begini data singkatnya.
Venezuela (Republik Bolivar Venezuela) adalah negara di pesisir utara Amerika Selatan yang dikenal memiliki cadangan minyak mentah terbesar di dunia. Memasuki Januari 2026, negara ini sedang menghadapi krisis politik dan militer yang sangat signifikan.
Informasi Dasar (Data 2026)
- Ibu Kota: Caracas.
- Populasi: Sekitar 28,6 juta jiwa (Januari 2026).
- Bahasa Resmi: Spanyol.
- Mata Uang: Bolivar Soberano (VES).
- Luas Wilayah: Sekitar 916.445 km².
Kondisi Politik Terkini (Januari 2026)
Pada awal Januari 2026, terjadi perubahan eskalasi politik yang drastis:
Operasi Militer AS:
Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump mengklaim telah menangkap Presiden Nicolás Maduro dalam sebuah operasi militer pada 3 Januari 2026.
Kekosongan Kekuasaan:
Penangkapan Maduro memicu ketegangan geopolitik besar dan laporan mengenai pembentukan pemerintahan baru atau pengalihan kekuasaan di bawah pengaruh intervensi internasional.
Kondisi Ekonomi dan Sumber Daya
Sumberdaya alam:
Venezuela mengalami krisis ekonomi yang berkepanjangan. Padahal, Venezule memiliki lebih dari 300 miliar barel cadangan minyak, serta cadangan emas dan gas alam yang melimpah.
Hiperinflasi:
Inflasi diperkirakan tetap sangat tinggi, dengan proyeksi mencapai ratusan persen pada tahun 2026.
Kemiskinan:
Lebih dari 20 juta warga hidup dalam kemiskinan multidimensi dengan akses terbatas terhadap pangan dan obat-obatan.
Kondisi Geografi dan Sosial
Lokasi:
Berbatasan dengan Laut Karibia dan Samudra Atlantik di utara, Guyana di timur, Brasil di selatan, serta Kolombia di barat dan barat daya.
Migrasi:
Akibat krisis, diperkirakan lebih dari 8 juta warga telah meninggalkan negara tersebut sejak 2014.
Keamanan:
Terdapat peringatan perjalanan tingkat tinggi (Level 4) bagi warga asing karena risiko kejahatan, kerusuhan sipil, dan ketidakstabilan infrastruktur Kesehatan.(LH)





Komentar Terbaru