JAKARTA – PT Vale Indonesia Tbk mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang tahun 2025, ditopang oleh peningkatan produksi nikel matte serta efisiensi operasional yang konsisten di tengah tantangan pasar global.
Sepanjang 2025, produksi nikel dalam matte Perseroan mencapai 72.027 metrik ton, meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar 71.311 ton. Kenaikan ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga keandalan operasi sekaligus mengoptimalkan proses produksi di seluruh fasilitasnya.
Dari sisi volume penjualan mengalami peningkatan tipis menjadi 73.093 ton, dari 72.625 ton pada 2024. Capaian ini menunjukkan stabilitas operasional serta kemampuan perusahaan dalam menjaga kesinambungan pasokan ke pasar.
Selain produksi utama, Vale juga mulai memperluas basis operasional melalui penjualan bijih nikel saprolit. Sepanjang 2025, volume penjualan bijih saprolit mencapai lebih dari 2,3 juta wet metric tons (wmt), dengan kontribusi terbesar berasal dari Blok Bahodopi. Inisiatif ini menjadi sumber pendapatan tambahan sekaligus memperkuat portofolio bisnis perusahaan.
Dari sisi efisiensi, perusahaan berhasil mempertahankan biaya kas penjualan pada level kompetitif sebesar AS$9.339 per ton, sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menandai keberhasilan strategi disiplin biaya yang dijalankan Perseroan, bahkan di tengah kegiatan pemeliharaan besar fasilitas produksi.
Kinerja operasional yang stabil juga tercermin dari pengelolaan konsumsi energi. Sepanjang tahun, penggunaan bahan bakar seperti high sulphur fuel oil (HSFO), diesel, dan batu bara disesuaikan dengan kebutuhan produksi, termasuk penurunan konsumsi pada akhir tahun seiring aktivitas pemeliharaan.



Komentar Terbaru