LOMBOK – PT Pertamina Patra Niaga menyiagakan tujuh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) selama 24 jam untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di Lombok dan sekitarnya selama penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonenesia 2026.
Kitty Andhora, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga mengatakan, kesiapan pasokan dan distribusi energi menjadi salah satu fokus perusahaan untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan acara bergengsi tersebut, terutama di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan dan peserta dari berbagai daerah maupun negara.
“Kami menyiagakan tujuh SPBU yang mendapatkan pasokan tambahan dan prioritas dari Integrated Terminal Ampenan. Tujuh SPBU ini juga kami siagakan selama 24 jam untuk memastikan kelancaran pasokan dan distribusi energi,” ujar Kitty ditemui di Pertamina Mandalika International Circuit, Sabtu (10/10).
Menurut dia, dukungan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat, tetapi juga untuk mengakomodasi mobilitas wisatawan dan pengunjung yang datang ke Lombok untuk menghadiri event internasional tersebut.
Selain BBM, Pertamina Patra Niaga juga memastikan dukungan pasokan liquefied petroleum gas (LPG) untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi di sektor pariwisata dan usaha pendukungnya.
Kitty menjelaskan, kebutuhan LPG berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya aktivitas restoran, sektor perhotelan, hospitality, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut merasakan dampak penyelenggaraan acara tersebut.
“Kami juga memberikan dukungan terhadap kebutuhan LPG, karena kebutuhannya meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas di sektor pariwisata, baik restoran, hospitality, perhotelan maupun UMKM,” katanya.
Dia menambahkan, penyelenggaraan event internasional seperti MotoGP diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat. Peningkatan jumlah pengunjung berpotensi mendorong aktivitas usaha, mulai dari transportasi, akomodasi, kuliner hingga berbagai layanan pendukung pariwisata.
“Ini meningkatkan sirkular ekonomi atau pertumbuhan ekonomi di lombok dan sekitarnya melalui penyelenggaraan event ini,” ungkap Kitty.





Komentar Terbaru