JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) optimistis produksi minyak blok Rokan bisa kembali terangkat seiring dengan selesainya perbaikan pipa yang mengalirkan pasokan gas untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik dan steam di blok Rokan.

Taufan Marhaendrajana, Deputi Eksploitasi SKK Migas mengungkapkan hari ini ditargetkan perbaikan pipa gas yang bocor bisa selesai. Dia menuturkan setelah gas kembali mengalir produksi minyak bisa kembali optimal. “Bertahap, semoga cepat transisinya,” kata Taufan kepada Dunia Energi, Rabu (7/1).

Blok Rokan merupakan salah satu kontributor utama produksu minyak nasional. Rata-rata produksi minyak dari sana sekitar 150 ribuan barel per hari atau lebih dari 20% produksi minyak Indonesia yang sekitar 600 ribuan barel per hari.

Laode Sulaeman, Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mengungkapkan gas tersebut cukup vital bagi pembangkit listrik blok Rokan.

“TGI ini mensuplai gas untuk pembangkitan listrik wilayah-wilayah di Rokan. Jadi banyak mesin-mesin pompa angguk di sana yang dibangkitkan dengan listrik dan gasnya dari pipa ini. Ini harus segera kita selesaikan,” kata Laode.