JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) menaruh harapan besar terhadap ExxonMobil Cepu Limited (ECML) untuk menggarap 14 sumur idle yang ada di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu. Baru-baru ini inovasi yang dilakukan Exxon sukses mendongkrak produksi blok Cepu dari sumur idle.

Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas, menjelaskan Exxon telah sukses dalam menggarap sumur idle B-05 dengan produksi mencapai 4.500 barel per hari (bph) padahal estimasi awal hanya sekitar 1.000 bph.

Exxon kata Djoko melakukan intervensi technologi yaitu kegiatan Gas Shut-Off (GSO) menggunakan chemical baru, pekerjaan reperforasi setelah pekerjaan GSO, Water Shut-Off (WSO) menggunakan bridge plug, serta stimulasi sumur pada area re-perf dengan pemompaan (LDA).

“Keberhasilan pelaksanaan pekerjaan GSO dengan ramuan chemical baru pada Sumur Idle Banyu Urip B05 ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk sumur idle lainnya yang ada di lapangan Banyu Urip terdapt 14 sumur idle serupa,” kata Djoko kepada Dunia Energi, Senin (26/1).

Menurut dia kesuksesan sumur B-05 diharapkan dapat meningkatkan tingkat keberhasilan pelaksanaan pekerjaan serupa pada kandidat sumur sumur idle lainnya.

“Secara operasional, seluruh pekerjaan pada Sumur Idle Banyu Urip B05 dilaksanakan tanpa rig (rigless operation) dengan menggunakan Coiled Tubing Unit (CTU),” ungkap Djoko.